Melawan, Residivis Pembunuhan Tewas Didor

Petugas Polresta Palembang saat membawa jenazah residivis pembunuhan yang tewas ditembak.foto/krdo

Palembang-Petualangan Arifin Saleh (27), berakhir. Residivi kasus pembunuhan dan pencurian mnotor ini meregang nyawa ditembak polisi karena berusaha melawan anggota Pidana Umum (Pidum) Polresta Palembang, Kamis (23/3).

Lelaki yang tercatat sebagai warga Rusun Blok 36, Lantai IV, Palembang ini, merupakan residivis pembunuhan dan pencurian motor. Saat ditangkap, Arifin sempat bersembunyi di sebuah gubuk di rawa – rawa Jalan Soak Bujang, Gandus.

Kasat Reskrim Polresta Palembang Kompol Maruly Pardede mengatakan, tersangka merupakan target operasi kepolisian. Saat digrebek di tempat persembunyiannya, tersangka sempat melawan dan berusaha menembak petugas. Namun, petugas yang sigap berhasil melumpuhkan tersangka.

“Saat penggrebekan, tersangka melawan. Saat itu petugas dalam kondisi bebahaya sehingga petugas terpaksa memberikan tindak tegas kepada tersangka,” katanya.

Saat ini, jasad Arifin, sudah dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk dilakukan visum.

“Jasadnya sudah divisum. Dan tersangka ini dikenal licin karena sudah beberapa kali lolos dari kejaran polisi. Untuk itu kita menembak tersangka karena tersangka memang membahayakan petugas,” pungkas Marully.korankito.com/krdo/drsd