Bisa Dipercaya

Dinas PPPA Muaraenim Latih 100 Kader GSI

SAYANGI IBU : Asisten III Bidang Administrasi Pemerintahan, Muaeaenim Ibrahim Ilyas menyampaikan materi dalam pelatihan 100 kader Gerakan Sayangi Ibu 2017. Foto/Herman

Muaraenim –  Sebanyak 100 kader dari 20 kecamatan ikuti pelatihan Gerakan Sayang Ibu (GSI) 2017 yang digelar Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Muaraenim, Kamis (23/3).

Menurut Ketua Panitia Salamah Nuraini, revitalisasi Gerakan Sayang Ibu (GSI) 2017 adalah gerakan yang dilaksanakan masyarakat bertujuan gerakan untuk meningkatkan SDM terutama dalam upaya mempercepat penurunan angka kematian ibu dan anak.

Sedangkan Asisten III Bidang Administrasi Pemerintahan Ibrahim Ilyas mengatakan, GSI memiliki tiga pokok dasar yakni pertama gerakan yang dilaksanakan oleh masyarakat bersama, kedua GSI mempunyai anjuran untuk peningkatan dan perbaikan kualitas hidup perempuan sebagai sumber daya manusia, ketiga GSI bertujuan untuk mempercepat penurunan angka kematian Ibu, hamil, melahirkan, dan nifas. ‘’Gerakan Sayang Ibu dijadikan momentum untuk memperhatikan dan memprioritaskan peningkatan gizi pada ibu hamil dengan harapan ibu sehat, anak sehat dan bangsa kuat dapat terwujud, ” harap Ibrahim

Menurutnya, ibu hamil bukan hanya melahirkan untuk kelangsungan keturunan namun turut menentukan kelangsungan hidup bangsa itu sendiri karena kualitas bangsa tergantung dari ibu hamil.

Ia juga mengungkapkan, disadari atau tidak seorang ibu sedang berinvestasi dunia dan akhirat. Karena pembentukan karakter, ilmu pengetahuan, akhlak, keimanan semua itu dari tergantung pada tugas seorang ibu. ‘’Dan kepada satgas GSI agar bekerja dan berkoordinasi dengan pihak lain secara lintas sektoral, agar semua yang kita harapkan dapat berjalan dengan optimal. korankito.com/herman/syym.