Bupati Syahril: Juri MTQ Harus Adil

Bupati Empatlawang Syahril Hanafiah saat membuka MTQ tingkat kabupaten.foto/rodi

Empatlawang-Bupati Empatlawang H Syahril Hanafiah meminta juri Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-10, Kabupaten Empatlawang, agar berlaku adil tanpa ada pesanan atau titipan dari pihak manapun. Hal ini merujuk dari pengalaman tahun kemarin, Empatlawang peringkat terburuk dalam perlombaan MTQ tingkat provinsi di Lubuklinggau.

“Sangat perlu saya tekankan untuk juri, supaya betul-betul profesional. Tidak ada pesanan dan pertimbangan apapun. Kita mau yang sebenar-benarnya, nanti kalau di tingkat lebih tinggi bisa bersaing,” ungkap Syahril usai membuka kegiatan MTQ ke-10 Kabupaten Empatlawang yang diselenggarakan di Gedung Serba Guna (GSG) Pemkab Empatlawang, Rabu malam.

Ia mengakui tahun 2016 lalu menjadi tahun terburuk dimana dalam pelaksanaan MTQ di tingkat Provinsi Sumatera Selatan, Kabupaten Empatlawang menjadi yang terburuk. Padahal, dulunya Empatlawang adalah gudangnya qori dan qoriah.

“Makanya saya tekankan belajar dari tahun kemarin, mengapa kita bisa yang terburuk. Kita harus lakukan penyelesaian yang lebih baik lagi. Insya Allah nanti kita mampu bersaing kembali,” ujarnya.

Selain itu, orang nomor satu di Bumi Saling Keruani Sangi Kerawati ini, juga menekankan untuk menghindari nepotisme atau lain sebagainya. “Kadang-kadang kita ada anak si A dan si B. Pokoknya saya tidak mau lagi dengar cerita itu. Saya mau lakukan seprofesional mungkin,” tegas Syahril.

Untuk peserta MTQ, Syahril mengucapkan, selamat bertanding dan buktikan kemampuan, lakukan semaksimal mungkin. Apapun hasilnya bukan tolak ukur utama. Akan tetapi, kesempatan menyalurkan kemampuan terutama di bidang agama itu adalah sebuah pencapaian yang sangat baik, tidak semua orang mampu melaksanakannya.korankito.com/rodi/drsd