Anak TK dan PAUD PALI Antusias Ikuti Manasik Haji

Anak-anak TK dan PAUD di Kabupaten PALI saat mengikuti manasik haji.foto/imam

PALI-Rukun Islam yang kelima, ibadah haji wajib bagi orang yang mampu ditanamkan sejak usia dini pada anak-anak Kabupaten PALI. Ratusan anak tingkat Taman Kanak-kanak (TK) dan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) yang ada di Kabupaten PALI diperkenalkan tatacara manasik haji.

Mereka antusias mengikuti cara manasik haji apalagi dipraktekkan langsung di hadapan Wakil Bupati PALI Ferdian Andreas Lacony di halaman Masjid Syuhada Handayani, Kecamatan Talang Ubi, Rabu (22/3),

Kepala Kementrian Agama (Kemenag) Kabupaten PALI Denni Priansyah mengakui, memang hanya untuk umat Islam yang mampu bisa melaksanakan ibadah haji. Namun, untuk mengenalkan ibadah haji harus dipupuk sejak anak-anak usia dini.

“Dari itulah, kami tergerak untuk menggelar gebyar manasik haji di tingkat anak didik TK dan PAUD. Jadi sejak mereka usia di sudah mengetahui bagaimana cara manasik haji,” ucap Deni.

Menurutnya, penanaman nilai agama merupakan tugas dari pihaknya sehingga digelar kegiatan gebyar manasik haji untuk anak-anak tingkat TK dan PAUD

“Tujuan sebenarnya bukan hanya mengenalkan sejak dini, tapi yang terpenting mencetak generasi PALI yang religi,” ungkapnya.

Wabup PALI Ferdian Andreas Laxony mengatakan, pemerintah berkewajiban mencerdaskan anak bangsa, sehingga dengan adanya kegiatan manasik haji untuk anak-anak maka akan menanamkan nilai-nilai agama sejak dini. “Jadi penanaman nilai-nilai agama serta pendidikan agama bisa dipupuk sejak dini,” pungkasnya.korankito.com/imam/drsd