Street Hunting, Sosialisasi Fotografi Ala Komunitas Kulur Kilir

Anggota Komunitas Kulur Kilir melakukan foto bersama.ist

Palembang-Meski baru terbentuk pada 28 Februari 2015, Komunitas Kulur Kilir Palembang yang beranggotakan pecinta fotografi terus eksis. Baru-baru ini puluhan street photografer, mengikuti kegiatan Street Hunting Bareng. Acara hunting bareng yang dilakukan dalam rangka Anniversary Kulukilir ini dilakukan dengan kegiatan jalan bersama sambil berburu foto bertemakan street dan human interest.

Kegiatan diawali dari 4sorefoodstation menuju Kambang Iwak lalu menuju Pasar Kubah dan kembali lagi ke lokasi awal tempat berkumpul. Kegiatan inbi bertujuan para fotografer di kota Palembang semakin antusias untuk menjadikan jalanan sebagai salah satu karya fotografi. Selain itu untuk menunjukan bahwa jalanan kota Palembang tak kalah indah dengan jalanan kota-kota lain.

Ketua Komunitas Kulur Kilir, Desy Kurniati mengatakan, saat ini antusias masyarakat terhadap street photography khususnya kota Palembang belum terlalu luas. Untuk itu Kulur Kilir mengadakan lomba street hunting bareng untuk mengajak masyarakat umum agar tertarik untuk mempelajari street photography dan memanfaatkan jalanan kota Palembang sebagai salah satu karya fotografi.

“Kami bertujuan memajukan dunia street photography di kota Palembang karena sntusias masyarakat buat street photography belum terlalu luas dan juga komunitas kami sering mengadakan hunting bareng,” ungkap Desy.

Desy juga mengatakan, dalam acara tersebut para peserta dalam perjalanan langsung melakukan hunting foto secara bebas dengan berkeliling pada rute-rute yang sudah ditentukan.

Selain lomba street photography, juga dilakukan kegiatan bedah foto dari hasil karya para peserta dan karya para pemenang yang dilakukan oleh dua bintang tamu yakni Ahmad Hari Tubagus (Mang ujuk) dan Mas Ade Yolvi yang merupakan juri dalam acara tersebut.korankito.com/krdo/drsd