Bisa Dipercaya

Pencuri Motor Nyaris Tewas Dihajar Massa

Pelaku pencurian sepeda motor nyaris tewas dihakimi massa.foto/kardo

Palembang-Zulkarnain, warga Rusun Blok 13, Kelurahan 24 Ilir, Kecamatan Ilir Barat I, Palembang, nyaris tewas setelah menjadi korban amuk warga yang kesal atas ulahnya. Zulkarnain tepergok mencoba melakukan pencurian sepeda motor di Kampus STIK Buna Husada di Jalan Syeh Abdul Somat RT8, Kelurahan 23 Ilir, Kecamatan IB l, Palembang, Selasa (21/3).

Berita Sejenis
1 daripada 25

Kekesalan warga semakin menjadi lantaran sejak beberapa bulan belakangan sudah 6 motor warga dan mahasiswa sekitar Kampus STIK Bina Husada yang hilang. Aksi pencurian motor yang dilakukan Zulkarnain terjadi sekitar pukul 11.30. Saat itu para mahasiswa tengah ramai memasuki areal kampus.

Salah seorang warga sekitar, Masna (37), yang merupakan pedagang kantin di samping area parkiran, menceritakan, awalnya sepeda motor milik korban bernama Lindo Pandu Winata (25), yang bekerja sebagai Dosen tengah parkir di kampus. Sebelumnya Lindo lebih dulu menitipkan motor Honda Revo miliknya kepada Masna.

“Awalnya korban menitipkan motor sama saya, karena kami sudah lama kenal jadi korban sering taruh motornya di dekat kantin saya,” ungkapnya.

Menurut Masnah, tak lama berselang datang dua pelaku yang sejak awal kehadirannya sudah dicurigai. Gerak-gerik yang tidak biasa dan sepeda motor kedua pelaku tidak memiliki plat nomor semakin membuat warga curiga.

Kecurigaan Masna dan warga rupanya tidak meleset. Kedua pelaku yang sejak datang sudah diintai Masnah langsung mendekati sepeda motor korban. Lalu mencoba merusak kunci kontak motor korban.

Begitu melihat aksi pelaku, Masnah langsung berteriak maling. Warga yang mendengar teiakan tersebut langsung mengepung tersangka Zulkarnain kemudian beramai-ramai menghajarnya. Sayangnya satu tersangka lainnya berhasil melarikan diri.
“Saat pelaku menaiki motor korban dan mencoba merusak kunci kontak motor korban. Sontak saya berteriak memanggil warga. Dan terang saja, warga langsung mengejar kedua pelaku, tapi satu pelaku berhasil lolos,” imbuh Masnah.

Melihat amarah warga dan mahasiswa yang semakin beringas, satpam kampus segera menyelamatkan Zulkarnain. Kemudian sekuriti kampus lmenghubungi polisi. Nyawa tersangka akhirnya berhasil ditolong, namun tersangka harus menderita luka cukup parah dihajar warga.

Petugas Polsek IB l Palembang langsung mendatangi TKP dan mengamankan pelaku sebelum terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Kapolsek IB I Kompol Handoko Sanjaya didampingi Kanit Reskrim Ipda Iksan menegaskan, pihaknya telah mengamankan satu pelaku curanmor. Pelaku merupakan kawanan spesialis curanmor yang sering beraksi di kawasan kampus.

“Modusnya pelaku menggunakan kunci ganda, bukan menggunakan kunci T. Pelaku ini diketahui komplotan curanmor yang sudah sering beraksi di kawasan tersebut. Saat ini tersangka sudah kita amankan beserta barang bukti berupa kunci ganda milik pelaku,” singkat Handoko.korankito.com/kardo