Daya Tampung TPA Sukawinatan Tinggal 5 Hektar

Kepala DLHK PAlembang Faizal AR.foto/ria

Palembang-Kepala Dinas Kebersihan dan Lingkungan Hidup (DLHK) Kota Palembang Faizal AR, mengatakan, dari total luas Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sukawinatan seluas 25 hektar, 20 hektar di antaranya sudah digunakan. Dengan begitu masih ada sisa lima hektar lagi yang bisa dimanfaatkan untuk menampung sampah-sampah yang dihasilkan warga Kota Palembang setiap hari.

“Ya masih cukup untuk menampung sampah-sampah yang diangkut oleh tim kebersihan kita setiap hari,” ungkapnya, Senin (20/3).

Faizal sendiri tidak bisa memprediksi berapa tahun lagi TPA Sukawinatan bisa dioperasionalkan terlebih produksi sampah setiap hari sangat tinggi. Menurutnya, setiap harinya sampah yang dihasilkan dan diangkut oleh tim kebersihan ke TPA Sukawinatan berkisar 700 ton sampai 900 ton. Peningkatan produksi sampah ini akan terjadi saat ada kegiatan gotong-royong yang dilakukan Pemerintah Kota Palembang setiap hari Minggu.

“700 ton sampai 900 ton itu belum ditambah dengan sampah di hari libur seperti hari Sabtu dan kegiatan gotong-royong di hari Minggu. Capaiannya bisa mencapai 1.000 ton,” jelasnya.

Sebenarnya Pemkot Palembang juga memiliki TPA lain yakni TPA Karyajaya. Tapi memang sampai saat ini belum beroperasi karena masih butuh beberapa persiapan seperti kelengkapan alat berat. “TPA Karyajaya itu luas lahannya 40 hektar. Tapi memang masih belum digunakan. Belum tahu kapan akan digunakan,” jelasnya.

Terkait adanya keluhan dari warga mengenai bau yang ditimbulkan dari TPA Sukawinatan, Faizal menegaskan, Pemkot Palembang sudah berupaya untuk mengurangi bau akibat sampah-sampah tersebut. Seperti menutup sampah-sampah tersebut dengan menggunakan alumunium foil untuk mengurangi bau.

Selain itu, pihaknya juga menata kawasan sekitar TPA dengan membuat taman-taman kecil untuk menghilangkan kesan kumuh dan kotor. Pasalnya untuk memindahkan TPA agar jauh dari pemukiman bukan hal yang mudah.

Faizal menambahkan, pihaknya juga akan menerapkan sistem sanitary landfield di TPA. Dimana nantinya akan dipasang penyekat sehingga sampah tidak sampai mengotori jalan di sekitar TPA Sukawinatan. Selain itu untuk air limbah juga dilakukan penataan agar jangan sampai mengalir ke rumah warga.korankito.com/ria/drsd