Pembunuh Jefri Buang Pisau ke Sungai

Tersangka pembunuhan terhadap Jefri saat dibawa ke lokasi pembuangan barang bukti.foto/kardo

Palembang-Peristiwa berdarah yang mengakibatkan Jefri Hermansyah (30), warga Rusun Blok 50, lantai 1, Kelurahan 26 Ilir, Kecamatan Bukit Kecil Palembang, tewas berhasil diungkap. Sang pelaku adalah Andre, warga Batam, berhasil ditangkap polisi.

Sebelumnya Jefri ditemukan tewas bersimbah darah di pinggir Jalan Letkol Iskandar, tepatnya disamping PIM, Kecamatan Ilir Barat I, Palembang, Sabtu (18/3) sekitar pukul 20.00.

Tersangka Andre, warga Batam yang bermukim di Palembang bertindak eksekutor sekaligus otak pelaku ini ditangkap tak lama usai kejadian. Sedangkan dua temannya, R dan A masih dalam pengejaran.

Diduga pengeroyokan tersebut dipicu keributan usai menenggak minuman di kawasan Ramayana. Saat ini pihak dari Polsek IB l Palembang masih terus mendalami motif ketiga pelaku yang tega membunuh korban.

Saat ini petugas sudah mendatangi TKP untuk mencari barang bukti pisau yang dibuang pelaku Andre. Bahkan Bripka Didi Firmasyah dan Aiptu Beri Kuswara langsung menceburkan diri ke dalam sungai tak jauh dari lokasi kejadian karena pisau dibuang ke sungai tersebut. Upaya ini berhasil menemukan pisau yang dipakai membunuh Jefri.

Kapolsek IB l Kompol Handoko Sanjaya mengungkapkan, saat ini pihaknya masih mendalami motif ketiga pelaku sampai tega menghabisi nyawa korban. Dugaan sementara ketiga tersangka sebelumnya sempat cekcok mulut usia menenggak minuman beralkohol.

“Kita masih melakukan pendalaman lagi, sebab kita harus mengumpulkan beberapa informasi dari para saksi perihal peristiwa tersebut. Dugaan sementara korban dan para pelaku memang cekcok mulut terlebih dahulu sebelum melakukan pengeroyokan,” ujar Handoko.

“Dua pelaku lainnya sudah kita kantongi identitasnya. Sekarang sedang dalam pengejaran. Saat ini pelaku dikenakan pasal 170 KUHP dengan ancaman di atas lima tahun penjara,” pungkas Handoko.korankito.com/kardo/drsd