Pemalak Sopir di Kertapati Diringkus

Tersangka pemalak para sopir diamankan di Polsek Kertapati.foto/deny

Palembang-Berdalih mencari uang untuk membeli obat sakit asma neneknya, Ego (20), nekat memalak sopir truk yang melintas di Jalan Sriwijaya Raya, Kecamatan Kertapati, Palembang, Minggu (19/3) malam.

Remaja yang tinggal di Jalan Sriwijaya Raya, Km9, Kecamatan Pemulutan, Kabupaten Ogan Ilir (OI) Sumsel, ditangkap Unit Reskrim Polsek Kertapati, Palembang, saat menjalankan aksinya di lokasi kejadian.

“Sudah tiga hari memalak di sana, itu juga karena tidak punya uang membeli obat asma untuk nenek yang sakit,” kilah Ego saat gelar perkara dan barang bukti di Mapolresta Palembang, Senin (20/3) sore.

Ditambahkannya, sehari memalak ia bisa mengantongi uang sekitar Rp100 ribu hingga Rp300 ribu. “Dimulai dari pukul 23.00 hingga pukul 04.00 dinihari, kadang dapat Rp100 ribu, kadang-kadang lebih tidak tentu,” katanya.

Kapolsek Kertapati AKP Delli Haris mengatakan, tertangkapnya pelaku bermula dari adanya laporan masyarakat yang menyebutkan marak terjadi aksi pemalakan yang disertai kekerasan.

“Setelah mendapat informasi itu, kita mengintai pelaku. Hasilnya, pelaku berinisial E berhasil kita tangkap saat menjalankan aksinya,” ucap Delli saat gelar perkara di Polsekta Kertapati Palembang.

Dijelaskan Delli, modus yang digunakan pelaku dengan menghadang mobil-mobil truk yang melintasi kawasan tersebut. Kemudian, kawanan pelaku meminta uang kepada sopir untuk membeli rokok.

“Kalau tidak dikasih mereka akan memecahkan kaca mobil yang dipalak. Dan, pelaku beraksi dengan empat orang temannya, yang saat ini akan terus kita kejar,” ujar mantan Kanit Harda Polresta Palembang ini.

Barang bukti yang berhasil diamankan uang tunai sebesar Rp100 ribu dari hasil kawanan pelaku memalak. “Dia akan kita jerat dengan pasal 368 KUHP dengan ancaman diatas lima tahun,” ujarnya.korankito.com/denny/drsd