Pamit Kuliah, Mahasiswi Bidar Menghilang

MAHASISWI HILANG : Mutmainah menunjukkan foto anaknya Dini Anggraini (18) yang hilang sejak tiga hari lalu. Perististiwa tersebut dilaporkannya ke Mapolresta Palembang, Ahad (19/3). Foto/Denny

Palembang – Seorang mahasiswi perguruan tinggi swasta (PTS) di Jalan A Yani, Palembang, Dini Anggraini (18) sudah tiga hari hingga Ahad (19/3) tidak diketahui keberadaannya.

Berdasarkan keterangan yang disampaikan orang tua Dini yakni Mutmainah (47) kepada petugas Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polresta Palembang, Ahad (19/3), Dini meninggalkan kediamannya di Perumahan Mitra Permai, Blok F, Kelurahan Karang Jaya, Kecamatan Gandus Palembang untuk pergi kuliah pada Jumat (17/3) pagi menggunakan sepeda motor Honda Beat BG5274 AAH.

“Pagi itu, saya sempat menelponnya dan dia sempat bilang kalau mau pergi kuliah. Dia itu, baru semester dua di Universitas Bina Darma (Bidar),” katanya saat ditemui di Ruang SPKT Polresta Palembang.

Ia mengungkapkan, setelah kepergian tersebut hingga saat ini anaknya tidak pulang ke rumah serta tidak memberikan kabar apapun. Bahkan nomor telpon yang dimilikinya sudah tidak aktif lagi. “Saya curiga kalau anak saya itu pergi bersaman temannya Debi yang baru dua bulan dikenal oleh Dini. Nah, rumah Debi ini kami tidak tahu dimana letaknya,” tambah Mutmainah.

Menurut Mutmainah, sudah sempat mencari ke tempat kuliah anaknya dan ke rumah sanak-saudaranya. Namun, keberadaan anaknya itu sampai saat ini belum diketahuinya. “Kami sudah cari kemana-mana tetapi tidak ada, teman-temannya juga tidak tahu. Saya takut, terjadi apa-apa dengan anak saya itu,’’ tuturnya.

Ia berharap apabila ada yang mengetahui atau melihat anaknya tersebut dapat menelpon ke nomor ponsel 0813-7799-5818. “Kalau anak saya baca berita ini, cepat pulang nak. Kami semua susah,” ucapnya.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polresta Palembang membenarkan adanya laporan kehilangan anak yang masuk dan akan dilakukan pendalaman terlebih dahulu apakan adanya indikasi penculikan. “Kalau diculik atau hilang masih kita dalami terlebih dahulu, yang penting laporan orang hilangnya akan kita tindaklanjuti dengan sesuai prosedur yang berlaku,” kata Marully ketika diminta konfirmasi. korankito.com/denny/sym