Bisa Dipercaya

Anggota Komplotan Hipnotis Ditangkap Korbannya

Dianggap telah melakukan hipnotis, Melly diamankan korbannya.foto/deny

Palembang-Diduga merupakan anggota komplotan hipnotis dengan modus mampu mengobati orang sakit, Melly (30), diamankan anggota Polresta Palembang, Minggu (19/3) sekitar pukul 15.00.

Sebelumnya, pelaku bersama ketiga temannya LL (40), AG (40), dan seorang lelaki yang belum diketahui identitasnya menghipnotis Risti Anggraeini (50), di Pasar Lemabang, Kecamatan IT II, Palembang, Jum’at (17/3) pukul 08.29.

Berita Sejenis

Dihipnotis, Emas dan Handphone Melayang

Dua Wanita Dihipnotis Serahkan Emas dan Uang

Motor Korban Hipnotis Melayang

1 daripada 3

Berdasarkan data yang dihimpun, aksi kawanan pelaku berawal saat korban belanja di tempat kejadian perkara (TKP). Kemudian, ia bertemu dengan pelaku yang mengaku dapat mengobati orang sakit.

Lantaran ada anaknya yang sedang sakit, Risti pun ingin berobat. Sehingga kawanan pelaku, menyuruh korban untuk mengambil emas serta uang untuk diberkati dan berjanji akan dikembalikan jika sudah selesai.

“Mereka mengajak saya naik mobil. Dia (tersangka Melly-red) duduk di samping saya,” ucap korban di hadapan petugas piket Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polresta Palembang.

Selanjutnya, korban mengambil uang sebesar Rp86 juta serta perhiasan berupa empat kalung emas, sepuluh gelang emas, enam cincin emas, tiga buah liontin emas, hingga total kerugian mencapai ratusan juta.

“Setelah saya ambilkan barang yang mereka minta, saya tidak ingat apa-apa lagi. Pas sadar, perhiasan saya sudah tidak ada lagi di tempat yang ada garam dan mereka juga sudah kabur,” tambahnya.

Namun, ketika korban kembali mendatangi lokasi untuk berbelanja melihat pelaku Melly sedang berjalan. Sehingga ia pun langsung menggelandang pelaku ke Polresta Palembang untuk mempertanggungjawabkan ulahnya.

“Saya masih ingat kalau dia yang ikut menghipnotis saya. Ketika kami melihat rekaman CCTV di hotel, dia juga bersama-sama dengan pelaku yang lain,” ujar Risti.

Sementara pelaku Melly membantah ia sudah melakukan perbuatan hipnotis. “Saya tidak tahu apa yang mereka tuduhkan ini, bukan saya yang menghipnotis dia. Itu pun uang saya,” katanya.

Kasat Reskrim Polresta Palembang Kompol Marully Pardede membenarkan pihaknya sudah menerima penyerahan tersangka yang diduga melakukan hipnotis. Saat ini pihaknya masih memintai keterangan terhadap terduga dan korban.

“Benar kita sudah menerima laporan korban berikut terduga pelaku hipnotis ini, saat ini kita sedang melakukan pendalaman dengan meminta keterangan korban dan yang bersangkutan,” ujarnya.korankito.com/denny/drsd