Sumsel Kekurangan Atlet Muda

Rapat koordinasi KONI Sumsel.foto/resha

Palembang-Stok atlet muda Sumsel untuk PON Papua mendatang bisa dibilang dalam kondisi kritis. Berdasarkan data KONI Sumsel saat ini hanya ada sekitar 50 atlet yang bisa berlaga di ajang PON. Untuk itu KONI Sumsel memberlakukan batasan usia untuk beberapa cabor pada ajang Porprov 2017.

Hal itu diakui oleh Ketua Panitia Pelaksana Porprov 2017 Dheenie Zainal. Menurutnya, aturan pembatasan usia ini mulai ditetapkan oleh KONI Sumsel karena saat ini stok atlet sudah menipis. Menghadapi Pekan Olahraga Nasional (PON) 2020 Papua mendatang, Sumsel harus segera mencari atlet muda untuk dipoles, guna memperbaiki peringkat Sumsel yang saat PON 2016 lalu hanya bertengger di posisi ke-21.

“Saat ini yang terdata di KONI Sumsel hanya 50-an atlet. Untuk itulah kita menerapkan aturan batasan usia tadi, agar umur mereka pas pada PON 2020 mendatang. Kita tidak bisa memantau atlet berpotensi yang ada di ujung Palembang. Misalnya di OKI, Blitang dan lain-lain. Ini momen yang pas untuk itu,” bebernya.

Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sumatera Selatan menetapkan atlet Pekan Olahraga Provinsi (Poprov) 2017, harus berusia di bawah 21 tahun atau kelahiran sebelum 1996.

Namun, untuk beberapa nomor pertandingan di tiga cabang olahraga (cabor), aturan tersebut tidak berlaku. Seperti pada Bridge, Biliar, dan Catur. Hal itu karena beberapa pertimbangan.

“Seperti aspek psikologis, ketenangan dan emosi. Di olahraga tersebut, mereka yang belum berusia 21 tahun dianggap belum bisa mengontrol aspek-aspek tadi,” kilah Ketua Panitia Pelaksana Porprov 2017 Dheenie Zainal.

Pembatasan usia dalam Porprov 2017 sempat diprotes oleh beberapa Pengprov Cabor ketika rapat koordinasi Poprov. Seperti dari Tenis Meja. Batasan tersebut dianggap kurang pas karena atlet tenis meja berusia di bawah 21 tahun masih dalam tahap pemahaman dasar.

Menanggapi hal itu Dheenie menilai sesuatu yang biasa. “Itu riak-riak biasa dalam rapat. Tapi sudah ada titik temunya, kita sudah beri pemahaman kepada Pengprov,” kilah Dheenie.korankito.com/resha/drsd