Resep Kemplang Tunu Gurih dan Renyah

Ilustrasi/hellopalembang.com

Anda tentu sudah banyak yang tau tentang makanan khas palembang yang satu ini. Kemplang Tunu namanya…Tapi masih banyak yang  sering keliru membedakan mana yang Kemplang dan mana yang Kerupuk memang keduanya masih dalam kelompok makanan jenis yang sama.


Yang membedakan hanyalah dari cara memasaknya saja, kalau kerupuk di goreng dan kemplang Tunu dengan cara dibakar dibara api.

Rasanya yang lezat dan gurih serta garing renyah, biar kena semua sebut aja kuliner cemilan ini sebagai kerupuk kemplang panggang yang cocok di makan dengan saus sambal pedas.

Membuat kemplang ini menggunakan adonan dasar pempek lenjer. Jadi mudah saja bukan,  gunakan saja adonan dasar pempek lenjer untuk membuatnya.

Bahan-bahan :

1 kg ikan segar (tenggiri/gabus/kakap)
2 kg Sagu
Air 750 ml
Garam 4/5 Ons
Bumbu penyedap 1/5 ons


Cara Membuat :
Sediakan adonan pempek lenjer untuk untuk bahan dasar kemplang panggang.
Bentuk bulat memanjang untuk lenjeran untuk di potong-potong bisa juga bentuk bulat-bulat.


Lalu tekan pipihkan sehingga menjadi seperti lempengan bundar dan ketebalannya kurang lebih 2-3 mm.
Kukus lempengan kemplang panggang sampai matang.


Taruh lempengan kemplang satu persatu di atas tampah (alas untuk menjemur).
Jemur lempengan kemplang panggang hinggi benar-benar kering.
Jika sudah kering angkat.


Cara Memanggang :

Kemplang dipanggang di atas bara api, Tetapi sah-sah saja jika kalian mau memasaknya dengan menggunakan pasir atau microwave.


Siapkan terlebih dahulu bara api, dari arang kayu atau bisa juga dengan batok kelapa.


Siapkan penjepit, bisa dipakai  penjepit yang dibuat sendiri penjapit dari bambu atau kayu sepanjang 30-40 cm yang dibelah ujungnya.


Untuk menghasilkan kemplang panggang yang maksimal sebaiknya jemur kemplang terlebih dahulu, agar proses pemanggangan lebih cepat.


Jepitkan kemplang dengan belahan kayu/bilah tadi.


Panggang diatas bara api, jangan terlalu dekat agar tidak mudah gosong dan hitam.


Kemudian bolak balik sampai kemplang mekar dan berwarna putih kecoklatan.
Jangan lupa menggeser kemplang dari penjepit, agar matang merata.

Catatan :
Baik kerupuk maupun kemplang, mudah peyot karena udara lembab, oleh karena itu. Sebaiknya setelah dingin di bungkus plastik dan diikat ujungnya atau taruh di toples, sehingga tidak masuk udara.

Selamat Mencoba! (berbagaisumber/***)