Pulang Sekolah, Dua Siswi SMA Tewas Dihantam Truk

Dua jenazah siswi SMAN yang tewas ditabrak truk.foto/deny

Palembang- Kecelakaan lalulintas maut yang merenggut korban jiwa kembali terjadi. Kali ini korbannya dua siswi sekolah menengah atas negeri (SMAN) di kawasan Kecamatan Rambutan, Banyuasin, Sumatera Selatan.

Kedua korban adalah Mayang Sari (16) dan Brenda (16) tewas saat dalam perjalanan menuju rumah sakit setelah sebelumnya ditabrak mobil truk di Jalan Raya Palembang-Rambutan, Kecamatan Rambutan, Sabtu (18/3) pukul 15.00

Berdasarkan data berhasil dihimpun, peristiwa naas itu berawal ketika kedua korban hendak pulang ke rumahnya dengan berboncengan sepeda motor Yamaha Mio dari arah Rambutan menuju Palembang.

Ketika berada di lokasi kejadian, datang mobil truk dari arah berlawanan hendak memotong mobil lainnya dengan kecepatan tinggi. Korban tak sempat menghindar sehingga terjadilah tabrakan tersebut.

“Mobil truk itu hendak memotong mobil lainnya dan menabrak korban. Saya sempat melihat, korban terseret hingga 10 meter,” jelas saksi mata Al Wahab ketika ditemui di RSUD Palembang BARI.

Menurutnya, ia sempat berhasil menangkap sopir mobil maut tersebut, namun karena hendak kabur sopir tersebut hendak menabrak dirinya juga.

“Dia sempat mau menabrak saya juga untuk kabur. Korban juga masih bernafas, dan meninggal dalam perjalanan ke rumah sakit. Keluarganya masih dalam perjalan ke sini,” katanya.

Sementara itu, saksi lainnya Agustiawan (21) menuturkan dirinya melihat motor tergeletak di Jalan Raya Rambutan saat dirinya melintas ingin mudik ke rumah orang tuanya di Rambutan.

“Aku lihat motor tergeletak, lihat BG nya seperti satu daerah jadi saya stop,” ujar mahasiswa yang berkuliah di Universitas swasta metropolis tersebut.

Setelah melihat korban, dirinya pun menyadari keduanya merupakan warga Rambutan. “Aku kenal sama mereka, rumahnya tak jauh dari rumah kami. Dia masih pake baju seragam sekolah,” tuturnya.korankito.com/denny/drsd