Inilah 28 Makam Bersejarah yang Akan Direnovasi

RENOVASI MAKAM : Wakil Wali Kota Palembang Fitrianti Agustinda meninjau salah satu kompleks pemakaman bersejarah, Jumat (17/3).

Palembang – Sebanyak 28 makam bersejarah di kompleks pemakaman Pangeran Madi Angsoko, Pembayun, serta Ki Rangga Wirasantika, Kota Palembang segera diperbaiki.

Menurut Kepala Dinas Kebudayaan Kota Palembang Sudirman Tegoeh, pihaknya sudah memiliki program kerja tentang itu. “Tidak kita pugar, namun kita rehab saja. Kami ingin semua instansi terkait, ikut dalam pembangunan ini. Sama-samalah ya. Untuk kebutuhan dana, disesuaikanlah. Bisa Rp150 juta sampai Rp200 juta,” katanya.

Kedepan kata Sudirman, akan segera melestarikan kembali makam-makam bersejarah yang ada di Kota Palembang, agar makam-makam tersebut dapat dijadikan destinasi wisata religi bagi wisatawan yang datang ke Kota Palembang‎. “Jadi inilah ada aset ya,” tegasnya.

Terutama pada kompleks Pemakaman Madi Angsoko. Dimana dalam satu komplek pemakaman, terdapat dua kebudayaan yang bisa menjadi satu, yakni kebudayaan Budha dan kebudayaan Islam. Dan ini sangat jarang di temukan di kota-kota di Indonesia. “Sisa candi, bebatuan itukan peninggalan kebudayaan Budha, sementara makam-makam inikan peninggalan makam-makam Islam. Ini merupakan tempat langka, dapat menyatukan beberapa kebudayaan,” ujarnya

Sementara itu, Wakil Wali Kota Palembang Fitrianti Agustinda mengungkapkan, memang perlu adanya pelestarian makam-makam bersejarah yang ada di Kota Palembang. Pasalnya dari hasil peninjauan langsung ke makam-makam bersejarah seperti  kawasan Makam Pangeran Madi Angsoko, Makam Pangeran Kramajaya, serta Makam Buyut Gede ditemukan makam-makam bersejarah yang tidak terawat, rusak bahkan sebagian lagi telah beralih fungsi menjadi bangunan.

“Yang berkaitan dengan sejarah harus diselamatkan,” ungkap Finda disela kunjungannya untuk meninjau langsung kondisi makam-makam bersejarah di Kota Palembang, Jumat (17/3).

Finda menjelaskan, makam-makam itu perlu dilestarikan dan dijaga. Agar jangan sampai nilai sejarah yang tinggi dari makam-makam tersebut hilang, ataupun disalahgunakan oleh orang-orang yang tak bertanggung jawab.

“Makam ini (Kawasan Makam Madi Angsoko-red) banyak nilai sejarahnya.‎ Namun sayangnya, memang ada beberapa makam dan peninggalan sejarah yang tidak terawat, karena tertutup perabotan rumah tangga. Ini harus dijaga jangan sampai hilang,” katanya.

Terkait dengan adanya warga yang masih tinggal di kawasan pemakaman tersebut. Finda mengaku, sudah melakukan pembicaraan dengan warga dan zuriah yang ada di kawasan tersebut, yang mana nantinya mereka akan di relokasi di tempat yang baru. “Jadi tidak ada alih fungsi, tetap kita lestarikan. Namun memang tidak bisa semua kita perbaiki. Kita data dulu, dan dalami sejarahnya, baru bisa kita perbaiki. Kita sudah komunikasi, dan mereka siap jika harus direlokasi” tegasnya.

Sedangkan Ketua Persatuan Zuriah Kota Palembang Raden Iskandar Sulaiman mengatakan, kedatangan Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang ke makam-makam bersejarah itu sangat diapresiasi. Meskipun sebenarnya sedikit terlambat mengingat makam-makam ini sudah terlalu lama terbelangkalai, tidak terurus dan dibiarkan saja tanpa ada perhatian dari Pemkot Palembang.

 

Apalagi kawasan pemakaman Pangeran Kramajaya, yang sebelumnya merupakan pemakaman bersejarah kini nyaris dialih fungsikan, karena sudah tak terlihat lagi pemakaman, setelah ditimbun rata oleh pemilik barunya. (korankito.com/ria)

 

Daftar makam bersejarah yang akan rirenovasi Dinas Kebudayaan Dan Bekerjasama dengan Himpunan Zuriah Buyut Lokan/Kiemas Papak/Puyang Segaran (HZBLKPPS)

 

  1. Pemakaman Buyut Lokan/ Pangeran Tumenggung Monco Negoro dan R. Ayu Anisah di 15 Ilir Segaran
  2. Pemakaman Nyai Geding Pembayun dan Putra serta Panglima 14 Ilir
  3. Makam Tuan Kali Jagat bin Buyut Lokan/Rukan di lokasi Mata Merah
  4. Makam Pangeran Patah Tiang bin Ratu Zulkarnaen/Pangeran Sideng Pesarian
  5. Makam Kimas Menteri Patih Galuh Tahun 1713 di lokasi Mata Merah
  6. Makam Kimas Serdang di lokasi Kenten Laut
  7. Makam Panglima Mata Merah di lokasi Mata Merah
  8. Pemakaman Sunan Abdurahman di Candi Walang
  9. Pemakaman Pangeran Suryawikrama Subekti di Limbungan 26 Ilir
  10. Pemakaman Pangeran Malaya/Malaysia (Raden Bustam bin Pangeran Dipokusumo Buncit) Pangeran Malaysia Menantu Sultan Mahmud Badaruddin I Lemabang di Candi Walang
  11. Pemakaman Anak Cucu Pangeran Malaysia Menantu Sultan Mahmud Badaruddin I di Lr. R. Nangling Candi Walang
  12. Pemakaman Pangeran Purbonegoro atau Purbo Sakti di Candi Walang Lr. Purbo
  13. Makam Kimas Rindo di Kertapati
  14. Makam Tuan Kalisapu di Sungai Gerong
  15. Makam Raden Husin Zuriat Sunan Abdurahman di Sungai Sahang
  16. Makam Tuan Junjungan di Bukit Siguntang
  17. Pemakaman Kgs. Ali Boom anak dari Pejabat Kesultanan di Dempo Dalam
  18. Pemakaman Pangeran Madi Alit di Jalan Jenderal Sudirman
  19. Pemakaman Pangeran Madi Angkoso, Pangeran Tumenggung Tampa Puser/Tak Berpusar
  20. Pemakaman Panembahan Palembang di Lr. H. Umar 1 Ilir
  21. Pemakaman Sabokingking si 2 Ilir
  22. Pemakaman Keluarga Prabu Diradja di 30 Ilir
  23. Pemakaman Pangeran Pasha di 32 Ilir
  24. Pemakaman Gubah Kuning
  25. Pemakaman Pangeran Ario Kesumo
  26. Pemakaman Pangeran Krama Jaya
  27. Pemakaman Sultan Muhammad Mansyur Kebon Gede 32 Ilir
  28. Pemakaman Sultan Ahmad Najamuddin dan Sultan Muhammad Bahaudin (Ayahanda SMB II) Kawah Tekurep 3 Ilir.