Bisa Dipercaya

Empat Daerah di Sumsel Diduga Tempat Perakitan Senpi Ilegal

Dir Ditreskrimum Polda Sumsel Kombes Pol Prastejo Utomo. Foto/Kardo

Palembang – Ada empat wilayah di Sumatera Selatan (Sumsel) yang diduga tempat perakitan senjata api (senpi) ilegal.

Keempat daerah tersebut yakni, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Ogan Komering Ulu Timur (OKUT), Banyuasin dan Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI).

Berita Sejenis
1 daripada 2

“Masih banyak warga yang membuat senpi ilegal, menyebar di banyak daerah, termasuk Sumsel, inilah yang masih kota cari akar permasalahannya. Karena masih ada perajin lain yang berada di pedalaman dan luput dari pantauan,’’ ujar Dir Ditreskrimum Polda Sumsel Kombes Pol Prastejo Utomo, Jumat (17/3).

Bahkan, paparnya, pembuatannya dilakukan secara terang-terangan baik di rumah dan perkebunan.

Untuk itu, katamnya, diperlukan penanganan khusus berupa pemberdayaan bagi perajin agar memproduksi barang yang lebih bermanfaat dan tidak melanggar hukum. Tak hanya polisi, pemerintah setempat lebih proaktif melakukannya.

Menurutnya, keberadaan perajin senpi ilegal yang ada di Sumsel berpotensi dimanfaatkan teroris memasok senjata untuk aksi penyerangan. Apalagi polisi sudah mendapatkan informasi bahwa keberadaan tersangka yang diduga bawahan jaringan teroris berada di wilayah Sumsel. Hingga hal tersebut mesti segera ditangani sehingga tidak menimbulkan dampak lebih besar, mengingat begitu mudahnya para konsumen mendapatkan senpi yg dengan mudah didapat. “Kita antisipasi sejak dini, agar aksi teror yang diprediksi masih terus ada bisa ditanggulangi,” katanya.

Bahkan, saat ini pihaknya sudah berkoordinasi dengan Polres untuk semakin gencar menangkap para produsen senpi ilegal diwilayah masing-masing agar keamanan bisa terus terjaga. “Penanganan harus cepat, segera diantisipasi, karena keamanan Sumsel bisa berpengaruh,” kata dia. (korankito.com/kardo).