Pemilihan Mahasiswa Berprestasi 2017 Sepi Peminat

Peserta Mahasiswa Berprestasi sedang interview bahasa asing oleh pihak panitia di aula Kopertis Wilayah II. Foto/Eja

Palembang – Dari ribuan mahasiswa di 217 PTS yang berada dalam naungan Koordinator Perguruan Tinggi Swasta (Kopertis) Wilayah II yakni Sumatera Selatan (Sumsel), Bangka Belitung dan Lampung, ternyata hanya 18 orang yang mengikuti pemilihan Mahasiswa Berprestasi 2017.

Terkait sepinya peserta yang mengikuti ajang pemilihan mahasiswa berprestasi, belum ada jawaban yang pasti dari pihak Kopertis Wilayah II mengapa hanya segelintir peserta yang berminat untuk mengikuti ajang pemilihan tersebut.

Ketika dibincangi awak media mengenai sedikitnya jumlah peserta, Ketua Kopertis Wilayah II Slamet Widodo malah menjawab dengan pembahasan yang lain.  Dikatakannya, kegiatan pencarian mahasiswa berprestasi tersebut merupakan program tahunan yang dimiliki oleh Kopertis Wilayah II.

“Peserta terbaik akan dikirim ke tingkat nasional untuk mewakili Kopertis Wilayah II bertarung dengan perwakilan dari 13 Kopertis lainnya di Indonesia. Dari 18 peserta ini akan diambil sebanyak tiga pemenang utama dan tiga pemenang harapan,” jelasnya.

Sebelumnya, mereka yang dikirim mewakili kampus masing-masing telah melalui proses seleksi dari tingkat fakultas hingga institut. Pada tahun sebelumnya, lanjut Slamet Widodo, Kopertis Wilayah II memang belum bisa berbicara banyak di tingkat nasional.

Selain itu, ditambahkannya, dalam kegiatan tersebut ada beberapa kategori penilaian, seperti mempresentasikan karya ilmiah, kemampuan akademik dan kemampuan ekstrakulikuler serta kemampuan berbahasa asing.

Sementara itu, salah satu peserta seorang mahasiswa jurusan kesehatan masyarakat fakultas kesehatan masyarakat Universitas Malahayati Bandar Lampung Vona Nur Aiziah mengatakan, dirinya telah melakukan berbagai persiapan sebelum mengikuti seleksi mahasiswa berprestasi 2017 ini.

“Salah satunya dalam bidang literasi, saya sudah banyak menukis buku dan alhamdulilah ada empat buah buku tentang literasi yang sudah terbit. Potensi seperti yang seperti inilah yang akan saya maksimalkan untuk memperoleh nilai sebesar-besarnya,” pungkasnya. (korankito.com/eja)