Harga Cabai di Empat Lawang Melambung

Kadisperindag Empat Lawang Rudianto. Foto/Rodi

Empat Lawang – Harga cabai di Tebingtinggi Empat Lawang, mengalami kenaikan yang cukup signifikan. Saat ini harga mencapai Rp 85 ribu yang sebelumnya Rp 65 ribu per kg.

“Cabai ini memang menjadi kebutuhan pokok untuk di dapur. Jika harganya terus naik, kami sulit untuk mengatur keuangan. Kenaikannya pun mencapai sekitar Rp 20 ribu,” ungkap Wiwin, salah seorang warga di Kecamatan Tebingtinggi.

Menanggapi hal ini, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Kadisperindag) Kabupaten Empat Lawang Rudianto mengaku, pemerintah tidak bisa ikut menstabilkan harga seperti cabai atau bawang.

“Intinya kalau yang langsung dari hasil pertanian seperti cabai dan bawang, kami dari pihak pemerintah tidak bisa menstabilkan harga dipasar,” kata Rudianto.

Penyebab kenaikan harga itu, jelas Rudianto, jika permintaan suatu barang meningkat sedangkan stok barang itu sedikit, tentunya harga suatu barang itu mengalami kenaikan yang cukup tinggi, begitu pun sebaliknya.

“Saya contohkan, petani menanam cabai itu sebelum Desember, sebab bulan itu biasanya harga cabai tinggi. Nah tiba-tiba banyak yang gagal panen disebabkan faktor hujan atau hama, tentunya stok berkurang sedangkan permintaan meningkat, tentu harganya meningkat,” jelasnya.

Namun, lanjut Rudianto, pemerintah bisa ikut menentukan harga khusus untuk Sembako. “Untuk harga sembako itu memang sudah ada perutaran dari Kementrian Perdagangan,” tukasnya. (korankito.com/rodi)