UIN Raden Fatah Targetkan Tambah 6 Guru Besar

Pelantikan guru besar ke-17 UIN Raden Fatah Palembang Nyayu Khadijah.foto/ejak

Palembang – UIN Raden Fatah Palembang menargetkan menambah enam guru besar dalam jangka lima tahun ke depan.

Hal ini diungkapkan Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Fatah Palembang Sirozi, usai sidang senat terbuka pengukuhan Nyayu Khadijah sebagai guru besar Psikologi Pendidikan di gedung Academic Center UIN, Raden Fatah Palembang, Rabu (15/03).

Menurut Sirozi, pihaknya menargetkan akan ada penambahan 5-6 guru besar dalam lima tahun ke depan. “Kenapa hanya 5-6 saja yang kita targetkan, karena butuh waktu yang lumayan panjang untuk menyusun jurnal terindeks internasional,” terangnya.

Diakuinya, UIN Raden Fatah Palembang mempunyai 56 doktor yang terus di dorong dan difasilitasi untuk segera menjadi guru besar. “Salah satunya kita fasilitasi dalam penyusunan jurnal nasional dan internasiona, bahkan kita beri reward berupa uang cash nantinya,” bebernya.

Pengukuhan Nyanyu Khadijah sebagai guru besar UIN Raden Fatah Palembang yang ke-17. “Bulan depan akan tambah satu guru besar lagi. Tahun ini akan ada penambahan tiga guru besar, dimana yang dua sudah kita kukuhkan dan yang ketiga akan dikukuhkan April nanti. Sampai saat ini yang aktif guru besarnya ada 12 orang,” tukasnya.

Guru besar psikologi pendidikan UIN Raden Fatah Palembang yang baru saja dikukuhkan Nyayu Khadijah mengaku, dirinya sudah sejak 2008 silam mendapat gelar doktor namun baru awal 2012 ia mengusulkan untuk menjadi guru besar. Ia sudah melakukan penelitian secara berkala sejak mendapat gelar doktor, dan kali ini ia menyusun jurnal dengan tema paradigma konstruktivis.

“Saat ini untuk menjadi guru besar lebih sulit, karena harus ada jurnal terindeks internasional. Kendala lainnya yaitu dana penelitian yang terbatas. Namun itu bukan berarti kita harus berhenti dalam pengembangan ilmu,” pungkasnya.korankito.com/ejak