Bisa Dipercaya

Setiap Rampok Motor, Dua Sekawan Ini Selalu Pakai Senpi

Tersangka perampok motor, Tomy dan Usman diamankan di Polsek IB II, palembang.foto/kardo

Palembang-Dua sekawan yang tinggal bertetangga di kawasan Gandus Ilir, Palembang, Tomy (32) dan Usman (33), diamankan anggota Polsek Ilir Barat (IB) ll, Palembang, karena terlibat kasus pencurian sepeda motor. Polisi juga menyita satu pucuk senjata api dengan lima butir amunisi dan sebilah pisau.

Kedua tersangka ditangkap saat anggota Polsek IB ll berkoordinasi dengan Polsek IB l Palembang, karena tersangka sedang berada di kawasan IB ll. Melanjuti laporan aksi kedua buronan tersebut, anggota Polsek IB ll langsung melakukan razia dan berhasil menangkapnya.

Kapolsek IB ll Palembang Kompol Mayestika didampingi Kanit Reskrim Ipda Joni Palapa saat gelar tersangka mengatakan, keduanya merupakan DPO Polsek IB l. Namun karena keduanya tengah melintas di kawasan IB ll akhirnya anggota langsung melakukan penangkapan dan berhasil meringkus keduanya.

“Dua pelaku ini pernah terlibat kasus curanmor di wilayah IB l dan setelah berkoordinasi, kita langsung mengejar dan berhasil menangkapnya serta mengamankan barang bukti berupa senpi dan sajam lengkap dengan amunisi,” ungkap Mayestika, Selasa (14/3).

Tersangka Tomy mengaku mendapat senpi tersebut dari almarhum kakaknya, dan selalu dibawa saat beraksi. “Dapat dari kakak saya, kalau kakak dapatnya dari mana tidak tahu. Kakak saya sudah meninggal. Motor hasil curian kami jual seharga Rp1,5 juta dan bagi rata,” akunya.

Sedangkan tersangka Usman mengaku, dirinya nekat melakukan aksi tersebut lantaran uang hasil bekerja sebagai buruh tidak mencukupi kebutuhannya. Hingga akhirnya ia beserta Tomy nekat melakukan aksi curanmor tersebut. “Gaji saya sebagai buruh tidak cukup jadi kami berdua inisiatif melakukan aksi pencurian sepeda motor,” ujarnya.

Kedua tersangka dikenakan pasal 363 KUHP dan Undang Undang Darurat karena kepemilikan senjata dengan ancaman maksimal lima tahun penjara.(korankito.com/kardo).