3 Pilar Kelurahan Srijaya Bantu Bikin Jamban

Seorang warga Srijaya mendapat bantuan pembuatan jamban di rumahnya.foto/deny

Palembang-Sungguh miris, Robbani (62), warga Jalan Letnan Murod, Lorong Famili, RT11, Kelurahan Srijaya, Kecamatan Alang Alang Lebar Palembang, selama 34 tahun tak memiliki jamban karena keterbatasan ekonomi.

“Sejak pindah ke rumah ini, tahun 1983 silam. Kami tidak memiliki jamban, hanya sekedarnya saja,” jelas Amir ketika ditemui di kediamannya, Selasa (14/3) sekitar pukul 12.00.

Ia sangat berterima kasih kepada tiga pilar Kelurahan Srijaya, yakni Babinsa Serda Sugiarto, Babinkamtibmas Aiptu Irawan Wijaya, dan Lurah Sri Sudarini yang memberikan bantuan pembuatan jamban di rumahnya.

“Terima kasih banyak kepada pihak-pihak terkait yang sudah memberikan bantuan ini. Jamban ini sangat membantu bagi kehidupan kami. Selama ini, hanya mengenakan tong saja,” jelasnya.

Menurutnya, ia tidak memiliki jamban sudah sejak tahun 1982 silam. Biasanya, saat buang air besar ia bersama keluarga langsung di daerah aliran sungai (DAS).

“Ini sangat membantu kami, mungkin kalau tanpa bantuan ini jamban kami masih tetap seperti biasanya. Tidak layak digunakan dan tidak sehat juga,” kata guru mengaji ini.

Sementara itu, Lurah Srijaya Sri Sudarini mengatakan, program bantuan jamban untuk masyarakat miskin ini merupakan program dari TNI berkerja sama dengan Telkom.

“Jadi, kami yang termasuk tiga pilar hanya menyalurkan bantuan tersebut ke warga yang berhak menerima bantuan. Karena, diketahui tiga pilar ini yang bersentuhan langsung dengan masyarakat sekitar,” katanya.

Dikatakannya, saat ini Kelurahan Srijaya menerima bantuan dua pembangunan jamban untuk warga yang kurang mampu. “Awalnya hanya satu, tetapi setelah kami ajukan lagi. Kami menerima satu lagi,” ujar Sri.

Oleh karena itu, pihaknya berharap adanya donatur lainnya yang ingin berbagi antara sesama. Mengingat, saat ini Kelurahan Srijaya masih terdapat warga yang belum memiliki jamban yang baik.

Ditambahkan Serda Sugiarto, setiap kelurahan yang ada di Indonesia mendapatkan bantuan satu jamban. “Ini merupakan program dari pusat, setiap kelurahan mendapatkan satu bantuan jamban untuk warga,” pungkasnya.korankito.com/deny