Bisa Dipercaya

Pemekaran Wilayah, Pemkot Palembang Diminta Siapkan Bahan Paparan

Ketua DPRD Kota Palembang, Darmawan
Foto/internet

Palembang – Pemerintah Kota (Pemkot) kembali membahas rencana perluasan wilayah kota Palembang yang sebelumnya mendapat hambatan dari beberapa daerah, seperti Muara Enim, OI dan Banyuasin, di Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Palembang, Senin (13/3). Ketua DPRD Kota Palembang, Darmawan mengatakan Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang diminta untuk melengkapi bahan paparan dihadapan Gubernur Sumsel.

“Komunikasi lisan sudah ada dengan (DPRD) Banyuasin. Nantinya akan duduk bareng dan dimediasi oleh Gubernur,” katanya, usai rapat.

Ia menjelaskan dikarenakan perluasan wilayah ini akan melibatkan banyak pihak terkait, tentunya harus dilengkapi dengan latar belakang dilakukannya perluasan wilayah, dan kesiapan yang ada saat ini. Misalnya kepolisian, koramil TNI AD, juga pemerintahan setempat, seperti Kecamatan dan Kelurahan.

Jadi sebisa mungkin, hal tersebut juga divisualisasikan. Sehingga mudah diterima dan nantinya akan memuluskan rencana tersebut.

“Termasuk batas wilayah dan gerbangnya nanti. Pada prinsipnya kami mendukungan. Namun, masih akan dirapatkan lagi ditataran kita (Kota Palembang) ,”jelasnya.

Sejumlah tahapan masih akan dilakukan seperti membentuk tim kerja untuk mendorong konsep-konsep tersebut agar semakin jelas. Saat ini, khusus untuk wilayah kota Palembang dan Banyuasin, terkendala dengan PP No.23/1988 yang mengatur batas wilayah antara Palembang-Musi Banyuasin (MUBA). Sementara Banyuasin, merupakan pemekaran dari Muba.

Darmawan menyarankan, batas wilayah yang nantinya diusulkan, adalah batas wilayah alami. Contohnya seperti sungai, sehingga akan menjadi batas wilayah yang permanen. Tidak seperti yang ada saat ini, batas wilayahnya pemukiman dan bangunan.

Sementara itu Sekda Harobin Mastofa mengungkapkan, pihaknya akan sesegera mungkin menjawab permintaan dari DPRD kota Palembang. “Makanya kita melakukan konsultasi dengan para anggota Dewan yang mengklaim telah melakukan komunikasi dengan anggota Dewan di daerah yang terkait perluasan tersebut. Karena kita memikirkan tahun-tahun yang akan datang. Sekarang Palembang merupakan Metropolitan, nantinya kita mau Megapolitan,”katanya.

Untuk itulah, banyak faktor penunjang termasuk luas wilayah yang ada. Sehingga perlu diusulkan untuk ditambah, setelah melakukan sejumlah kajian teknis, menggandeng akademisi dan pihak terkait.

“Memang, akan dilengkapi lebih dulu. Kami berharap kedepan tidak akan ada masalah, dan perluasan ini segera terealisasi,”ujarnya.

Selain itu tambah Harobin pihaknya kini tengah menunggu proses pemekaran dua kecamatan, yakni Seberang Ulu I dan Ilir Timur II. Dimana nantinya akan bertambah menjadi Kecamatan Jakabaring dan Kecamatan IT III.

“Semua hal teknis disini telah kita siapkan, semoga segera selesai. Saat ini sudah di Mendagri. Kita menunggu segera ketok palu,”tukasnya.(korankito.com/ria)