Bisa Dipercaya

Usai Ambil Uang di ATM, Kiki Dijambret

Korban jambret saat melapor di kantor polisi.foto/deny

Palembang- Nasib sial dialami Kiki (30). Ia harus kehilangan uang sebesar Rp68 juta usai menjadi korban jambret di Jalan Pangeran Ratu, Kelurahan 15 Ulu, Kecamatan SU I, Palembang, Senin (13/3) sore.

Wanita yang tinggal di Jalan Tangga Takat, Kecamatan SU II ini, mendatangi Polresta Palembang dan selanjutnya dibawa ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polsek SU I untuk membuat pengaduan.

Berita Sejenis

Baru Tiba di Palembang, Ponsel Dirampas Jambret

Butuh Uang Dua Sahabat Nekat Menjambret  

Usai Beraksi Jambret Didor Tim Tupai

1 daripada 21

Di hadapan petugas, korban menuturkan kejadian itu berawal saat ia baru saja mengambil uang di mesin Anjungan Tunai Mandiri (ATM) dekat Pasar Induk Jakabaring, Kecamatan SU I, Palembang.

Namun, sebelum pulang ke rumah, korban singgah ke Kantor Imigrasi Kelas I Palembang untuk bertemu dengan temannya.  Ketika hendak pulang dengan mengendarai mobil pribadinya, Kiki dipepet seorang lelaki yang membonceng wanita serta satu orang anak-anak seraya menggedor-gedor kaca pintu mobilnya.

“Saya lagi menyetir, tiba-tiba ada bapak-bapak membonceng anak kecil dan wanita, bilang kalau jaket anaknya tersangkut di pintu mobil. Dan, mereka minta untuk berhenti dahulu,” jelas Kiki ditemui di Polresta Palembang.

Lantas, ia memberhentikan mobilnya dan turun untuk mengecek jaket yang dimaksud oleh lelaki tersebut. Naasnya, ketika itulah seorang pelaku lainya langsung mengambil kantong plastik yang berisi uang tunai miliknya.

“Pas saya turun ke arah belakang, seorang pelaku lainnya membuka pintu mobil saya, dan mengambil kantong plastik yang berisikan uang sebesar Rp68 juta. Mungkin mereka ini satu komplotan,” katanya.

Kasat Reskrim Polresta Palembang Kompol Maruly Pardede mengatakan korban sudah membuat laporan di Polsek SU I Palembang.  “Waktu pelaku hendak membuat laporan di Polresta, pihak kepolisian Polsek SU I menjemputnya. Mungkin, sudah membuat laporan di sana,” terang Marully.korankito.com/denny