Jalan Poros Desa Muara Bahar Bak Kubangan Kerbau

Jalan poros di Desa Muara Bahar seperti kubangan kerbau.foto/heri

Muba-Akibat musim penghujan, akses jalan poros  Desa Muara Bahar, tepatnyadi RT11 dan 13, Dusun II, Srimuyo, Kecamatan Bayung  Lencir Kabupaten Muba , bak kubangan  kerbau. Masyarakat kesulitan membawa hasil kebun.

Berdasarkan pantauan wartawan  di lapangan,  Minggu (12/03), terdapat 7 titik jalan rusak . Salah satu titik yang rusak kisaran panjang 40 meter, dengan kedalaman berpariasi dari 40cm sampai  80cm. Kendaraan motor dan mobil harus berhati-hati. Bahkan mobil truk sawit  harus ditarik pakai seling baru bisa lewat.

Soleman (55), Ketua RT11, mengatakan, jalan sudah rusak  selama 4 bulan terakhir sehinga warga sulit membawa hasi kebun. Padahal jalan ini merupakan jalan poros penghubung  Desa Muara Bahar dengan  Desa Tanjung Harapan, Kecamatan Sungai Bahar Unit 9, kabupaten Muaro Jambi yang merupakan daerah perbatasan  Jambi – Sumatera Selatan.

“Selain warga desa Muara Bahar dan Tanjung Harapan yang melalui jalan ini, kendaraan Perusahan PT Mas  dan PT  RAM  Sakean  juga rutin membawa buah sawit ke pabriknya,” bebernya.

Kasbulah (60), Kadus dusun II, mengatakan permasalah ini sudah dilaporkan ke desa serta kecamatan agar diusulkan untuk perbaikan. Dan, bagi perusahaan yang merasa memakai jalan ini diminta bantuan alat untuk perbaikan seperti penimbunan dan gereder jalan.

Sekretaris Kecamatan Bayung Lencir Yugo Falantino, mengatakan, apa yang menjadi usulan desa dalam musrembang  desa, akan ditindaklanjuti tingkat kecamatan dan kabupaten. “Nantinya apakah usulan dari desa masuk apa tidak kita selaku pemerintah kecamatan tetap merespon setiap usulan desa,  yang jadi penentunya pemerintah kabupaten,” jelas Yugo.korankito.com/Heri