Penyelundupan Satwa Dilindungi Digagalkan Polsek Talang Kelapa

Banyuasin-Jajaran anggota Polsek Talang Kelapa berhasil mengamankan beberapa jenis satwa liar yang dilindungi, dua ekor Kangguru asal Papua, satu ekor burung kakak tua jambul merah dari Maluku, dua ekor burung Jalak leher warna emas, dua ekor tupai jelarang, dan enam ekor burung belibis.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, satwa liar dilindungi tersebut diamankan oleh petugas dari dalam dua bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) ALS dengan Nopol BK 7325 DI dan Ramayana saat melintas di depan Mako Polsek Talang Kelapa. Selain mengamankan barang bukti berupa satwa, petugas juga mengamankan sopir berinisial PP.

Di hadapan petugas, PP mengaku, mengetahui kalau barang dibawanya adalah burung, dan kangguru akan tetapi dirinya tidak tahu kalau hewan yang dibawanya tersebut hewan yang dilindungi.

“Saya tidak tahu itu hewan yang dilindungi, saat orang tersebut menyuruh membawa hewan dan mengasih uang tiga juta saat di tol Balaraja, Serang, Banten,” ujarnya.

Kapolres Banyuasin AKBP Andri Sudarmaji didampingi Kapolsek Talang Kelapa Kompol Erwin S Manik mengatakan, satwa liar yang dilindungi diamankan saat petugas melakukan kegiatan rutin pada Sabtu (11/3), dalam rangka cipta kondisi berbagai bentuk gangguan Kamtibmas.

“Saat itu kami mendapat informasi kalau ada sebuah mobil yang melintas membawa satwa liar, lalu kami lakukan penyelidikan dan di lokasi kami hentikan. Setelah digeledah dibagasi bagian bawah kami menemukan berbagai jenis satwa liar yang dilindungi dari Jakarta menuju Pinang, Sumatera Utara,” ungkapnya saat gelar barang bukti di Mapolsek Talang Kelapa, Minggu (12/3).

Selain itu, dirinya mengatakan, tersangka PP diancam pasal 21 ayat 2 UU No 5 Tahun 1990, dengan ancaman pidana penjara selama lima tahun dan denda Rp100 juta. Satwa liar tersebut selanjutnya akan diserahkan ke BKSDA Sumsel.

“Kami terus lakukan koordinasi dengan pihak terkait dalam hal ini BKSDA Sumsel selanjutnya barang bukti ini kami serahkan karena akan dikembalikan kehabitat asalnya,”jelasnya.

Kepala Seksi Wilayah I Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sumsel Surahman mengatakan, satwa liar yang diamankan oleh Polsek Talang Kelapa ini untuk sementara akan dititipkan dulu di BKSDA Sumsel. “Selanjutnya hewan ini akan kami bawa dan kembalikan ke habitat asalnya, agar tidak punah,” kata Surahman.korankito.com/kardo