Bisa Dipercaya

Kawah Tekurep Peristirahatan Terakhir Para Sultan Palembang

 

Kawah tekurep/ist

Makam Kawah Tekurep dibangun pada tahun 1728 dengan menggunakan tiga unsur, yaitu kapur pasir, putih telur, dan batu. Makam ini dibangun dengan bersamaan dengan pembangunan masjid Agung Palembang.

 

Berita Sejenis
1 daripada 3.093

Di makam yang berlokasi di kecamatan Ilir Timur II, Palembang ini terdapat makam Sultan Mahmud Badaruddin beserta empat isterinya, yaitu Ratu Sepuh dari Demak, Ratu Gading dari Malaysia, ratu Mas Ayu dari Cina, dan Nyai Mas Naimah dari Palembang. Selain itu, pada bagian yang lain juga terdapat Imam Sayid Al Idrus yang merupakan guru besar bagi Sultan Mahmud Badaruddin.

Secara umum, makam Kawah Tekurep memiliki luas mencapai 1 hektar, yang terdiri dari 6 bangunan makam yang diperuntukkan bagi sultan dan orang-orang tedekatnya.

 

Sedangkan makam yang berukuran kecil yang ada di bagian depan bangunan utama makam kawah tekurep merupakan makam yang diperuntukan bagi anak-anak keturunan, abdi dalem, dan para panglima.

Setiap hari makam Kawah Tekurep cukup ramai dikunjungi oleh para peziarah yang bahkan datang dari luar Palembang.


Dari informasi yang berhasil kami himpun,setiap tahun di bulan Syaban dalam penanggalan Islam, kota Palembang menggelar kegiatan haul besar yang dinamakan Ziarah Kubro. Kegiatan tersebut diikuti oleh para ulama dari seluruh Indonesia, maupun dari luar negeri. Mereka berkumpul untuk mendoakan para alim ulama dan pejuang negara yang telah wafat dan dikebumikan di makam Kawah Tekurep ini. Wallahua’lam bissawab.

korankito.com/berbagaisumber/***)