Kapal Marie Transportasi Sungai Musi Yang Sudah Punah

Kapal Marie

Sungai Musi adalah sebuah sungai yang terletak di provinsi Sumatera Selatan, Indonesia. Dengan panjang 750 km, sungai ini merupakan yang terpanjang di pulau Sumatera dan membelah Kota Palembang menjadi dua bagian. Jembatan Ampera yang menjadi ikon Kota Palembang pun melintas di atas sungai ini. Sejak zaman Kerajaan Sriwijaya hingga sekarang, sungai ini terkenal sebagai sarana transportasi utama bagi masyarakat.


Ada dua jenis angkutan yang ada di sungai musi yaitu jenis angkutan perahu tambangan, untuk perahu tambangan sendiri hanya bisa mengangkut perorangan dalam jumlah sedikit.

Sedangkan jenis transportasi lainnya adalah kapal marrie (perahu roda lambung) sejenis Kapal Angkut pada zaman kolonial sampai Ampera selesai dibuat, kapal ini menggunakan roda bagian belakang hingga waktu itu juga disebut kapal roda lambung. Konon kapal ini juga populer di Sungai Missisippi.

Kapal Marie sangat populer sejak jaman kolonial belanda hingga masa awal kemerdekaan sebagai sarana penyeberangan yang menghubungkan seberang ulu dan seberang ilir tepat nya kurang lebih sampai dengan tahun 1963.

Kapal marrie (kapal roda lambung) bisa mengangkut banyak penumpang berikut kendaraan baik roda 2 maupun roda 4 , seperti kapal feri pada saat ini.

 

Boom/Dermaga Kapal Marie 7 ulu tahun 1947. Foto/ Palmboom.divie.NL

Biasanya kapal marie melayani pengangkutan penumpang dari dermaga ke dermaga diantaranya ialah dermaga di 7 ulu juga terdapat di kawasan 10 Ulu, 16 ulu, di pasar 16 ilir, kertapati dan tangga buntung tetapi seiring perkembangan pembangunan jembatan Ampera maka boom/ dermaga kapal marrie ini juga tidak di gunakan lagi. Dan perlahan lahan kapal marie pun sirna dari perairan sungai musi. (korankito.com/berbagaisumber/***)