NPC Sumsel Terus Melebarkan Sayap

Pelantikan pengurus NPC Kabupaten Banyuasin.foto/resha

Palembang-National Paralympic Committe (NPC) terus berkembang. Usai melantik pengurus NPC Kabupaten Inderalaya, kali ini mereka melantik pengurus Kabupaten Banyuasin.

Lembaga yang menaungi atlet difabel ini telah melantik lima pengurus kabupaten/kota di Sumatera Selatan. Dengan semakin banyaknya perwakilan di tiap kabupaten/kota diharapkan dapat mengakomodir mereka yang kurang beruntung untuk berprestasi.

“Kita harap mereka yang mengalami kekurangan di fisik maupun mentalnya, dapat menorehkan prestasi di lembaga ini. Kita tidak ingin keberadaan mereka membuat keluarga menjadi rendah diri, dan menjadi kebanggaan orang di sekitarnya,” terang ketua NPC Sumsel Ryan Yohwari.

Sebenarnya, di wilayah Sumsel ini telah berdiri 14 pengurus kabupaten/kota di Sumsel. Antara lain Kota Palembang, Lubuklinggau, Pagaralam, Prabumulih, Kabupaten Banyuasin, Muba, OKI, Muaraenim, Muratara, Pali, Lahat, Indralaya dan OKU.

“Namun baru lima yang dilantik secara resmi. Sisanya tinggal menyamakan waktu dengan pejabat daerah setempat,” tambahnya.

Prestasi NPC Sumsel tak bisa dianggap remeh. Mereka berhasil menembus peringkat delapan nasional dalam Pekan Paralimpik Nasional (Peparnas) 2016 di Jabar. Dengan perolehan 24 medali emas, 20 perak dan 29 perunggu, setidaknya menjadi bukti lembaga olahraga disabilitas ini menjadi lumbung prestasi yang potensial.

Dengan maksud mencari bibit-bibit baru di Sumsel, NPC Sumsel juga ingin menyosialisasikan olahraga disabilitas tersebut. Tingginya animo di kabupaten/kota lain membuat mereka terus berkembang tanpa ditolak oleh masyarakat. Kendati demikian, setiap pelantikan mereka selalu dihadiri oleh masyarakat yang ingin segera bergabung.

“Kemarin di Banyuasin saja atlet yang hadir ada 80 orang. Pengurus yang dilantik 26 orang, dari perwakilan kabupaten/kota 10 orang,” tuturnya.

Dengan semakin berkembangnya lembaga tersebut di tingkat daerah, akan berbanding lurus dengan prestasi Sumsel ke depan. Apalagi akan ada kejuaraan seperti Kejuaraan Daerah, Kejuaraan Nasional, hingga Pekan Paralimpik Nasional 2020.

“Semoga para paralimpian yang telah bergabung bisa terus semangat untuk berbuat, dan mempersembahkan yang terbaik untuk daerahnya,” pungkasnya. korankito.com/Resha