Manajemen PIM Masih Bungkam Terkait Aksi Penodongan di Toilet Mal

Korban penodongan di toilet Palembang Indah Mall.foto/deny

Palembang-Terkait adanya aksi penodongan di dalam toilet lantai II Palembang Indah Mall (PIM), yang terletak di Jalan Letnan Kolonel Iskandar, Kelurahan 24 Ilir, Kecamatan IB I, Palembang, Manajemen PIM tampaknya tutup mulut.

Ketika disambangi Koran Kito untuk dimintai konfirmasi, Sabtu (11/3) sekitar pukul 17.00, pengelola PIM tak dapat ditemui dengan alasan sedang rapat.

Hanya saja ketika dihubungi via sambungan telepon, Manajer Marketing Ongki Prastianto, mengaku pihaknya belum bisa memberikan pernyataan apapun terkait terjadinya aksi penodongan tersebut.

“Kita belum bisa kasih statement apapun karena untuk pengawasan mall, ada di tim operasional. Saat ini, mereka sedang rapat mengenai kejadian itu. Nanti, hasil rapat akan dikabarkan secepatnya,” ucap Ongki.

Sebelumnya diberitakan, Patrick (14), seorang pelajar sekolah menengah pertama (SMP), menjadi korban penodongan yang dilakukan oleh Dian Satria (27), di dalam toilet lantai II PIM, Jumat (10/3) sekitar pukul 21.00.

Korban yang saat itu sedang mencuci tangan, ditodong pelaku dengan menggunakan senjata tajam jenis pisau di lehernya. Korban sempat melawan hingga menderita sayatan di leher, pipi, dan dagu. Korban juga harus dirawat di rumah sakit akibat lukanya yang cukup parah.
Kini korban dirawat di Rumah Sakit (RS) Siloam Palembang untuk mendapatkan perawatan medis atas luka yang dideritanya akibat ulah sadis Dian Satria.korankito.com/denny