Bisa Dipercaya

Kondisi Korban Penodongan di Toilet PIM Mulai Membaik

Korban penodongan di toilet Palembang Indah Mal.foto/deny

Palembang- Kondisi Petrik (14), yang menjadi korban penodongan di dalam toilet Lanta II Palembang Indah Mall (PIM), Jalan Letnan Kolonel Iskandar, Kelurahan 24 Ilir, Kecamatan IB I Palembang, Jumat (10/3) malam, berangsur membaik.

Ditemui di Rumah Sakit (RS) Siloam Palembang, Sabtu (11/3) sekitar pukul 14.00, korban baru saja menjalani operasi luka di bagian leher yang nyaris menembus tenggorokannya.

Berita Sejenis
1 daripada 6

Ibunda Petrik, Helly (41) menjelaskan, kondisi anaknya saat ini sudah mulai membaik dan sudah dapat diajak berbicara. Hanya saja, ia menyesalkan peristiwa yang menimpa anaknya itu.

“Sudah baik dan bisa diajak berbicara. Saya sangat sedih, kenapa semua ini bisa terjadi kepada anak saya,” ucap Helly saat ditemui di RS Siloam Palembang.

Diceritakannya, sebelum kejadian ia bersama korban dan keluarga yang lain sempat makan malam di PIM. Usai itu, korban berpamitan hendak mencuci tangan. “Kok lama, tetapi saya mengira dia sedang buang air besar,” katanya.

Setelah ditunggu-tunggu, korban tak kunjung keluar. Hingga akhirnya, ia bersama keluarga yang lain menunggu di tangga eskalator. Tak lama, korban keluar sambil memegang lehernya dan pipi korban sudah berdarah.

“Sempat mau disusul oleh ayahnya, namun saya larang. Karena takut, kalau pelaku masih berada di dalam toilet itu,” tambahnya.

Saat korban dilarikan ke rumah sakit, ternyata tersangka kabur lewat pintu belakang dari latai 2 ke lantai satu . Dan langsung dikejar sekuriti sampai tertangkap di depan PIM.

“Pelaku katanya sempat diamuk oleh massa, dan langsung diamankan ke kantor polisi. Sedangkan, anak saya langsung dilarikan ke RS Siloam,” pungkasnya.korankito.com/denny