Salah Tembak, Mobil Polisi Dirusak

MOBIL POLISI DIRUSAK-Ratusan warga dari Desa Suka Kaya, Kecamatan Saling merusak dua unit mobil milik anggota Polres Empatlawang dipicu adanya dugaan salah tembak oleh anggota Reskrim Polres, Rabu (8/3) malam. KORKIT/ RODI

Empatlawang – Ratusan warga dari Desa Suka Kaya, Kecamatan Saling, menghancurkan dua unit mobil Polres Empatlawang. Aksi anarkis itu dipicu adanya dugaan salah tembak oleh anggota Reskrim Polres Empatlawang terhadap warga Desa Suka Kaya, Rabu (8/3) sekitar pukul 21.00.

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun, sedikitnya 8 orang anggota Reskrim Polres Empatlawang mengadakan penggrebekan terhadap pelaku bandar judi Togel dan bandar narkoba di Dusun II Desa Suka Kaya. Penggrebekan tersebut dipimpin langsung oleh Kanit Reskrim Ipda Kemas.

Saat tiba di Tempat Kejadian Perkara (TKP), anggota Reskrim langsung mengeluarkan tembakan untuk membubarkan kerumunan masyarakat yang sedang berkumpul. Tembakan tembakan tersebut mengakibatkan satu orang warga  terluka yakni Pani Karsa bin Ragai (26), warga Desa Sukakaya.

Melihat ada satu orang terkena tembakan, warga desa mengamuk dan menghancurkan dua unit kendaraan polisi, masing-masing mobil Kijang Innova dan Carry. Diketahui satu untuk mobil Innova tersebut adalah mobil Hibah Pemkab Empatlawang dengan Nopol BG 2076 SZ.

Akibat kejadian tersebut, dua mobil polisi hancur dan rusak berat ditambah satu orang warga desa terluka, akibat terkena peluru petugas polisi dan dilarikan ke Rumah Sakit Kota Lubuklinggau.

Sekitar pukul 22.00, Kapolres Empatlawang AKBP Bayu Dewantoro, Kapolsek Tebing Tinggi Kompol Syamseh, Kasat Intel AKP Idham Haris, Camat Saling Rapani dan Kepala Desa Suka Kaya Harnain, mendatangi lokasi kejadian untuk menetralisir suasana serta meredam amarah massa. Saat Kapolres dan rombongan datang, situasi di lokasi aman terkendali dan massa tidak lagi memanas.

Kapolres Empatlawang AKBP Bayu Dewantoro mengatakan, akan mengusut tuntas kejadian ini dan akan memproses sesuai hukum, jika terbukti ada anggotanya yang melakukan penembakan menyalahi prosedur. Selain itu, Bayu juga berjanji akan memberikan bantuan pengobatan kepada korban salah tembak. “Masalah ini akan diusut tuntas sesuai proses hukum dan korban akan kita berikan pengobatan,” katanya.

Sementara itu, Kepala Desa Suka Kaya Harnain mengatakan, korban yang terkena tembakan sebenarnya orangnya tidak banyak ulah. Bahkan warga lain juga mengetahui persis korban ini bagaimana kehidupannya di desa. “Dua unit mobil polisi masih di Desa Suka Kaya, korban saat ini masih dirawat di Rumah Sakit Lubuklinggau,” ujarnya. (korankito.com/rodi)