Pertamina Retail Bakal Serap Lulusan SMK

Asisten Manager Communication Pertamina Retail Yoesoef Alfredo S. Foto/Eja

Palembang – Maret ini, Pertamina Retail bakal jalin kerja sama dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud), untuk menyerap lulusan sekolah menengah kejuruan (SMK) bidang teknik sepeda motor (TSM), sebagai mekanik di bengkel yang terdapat di stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di seluruh Indonesia.

Hal ini diungkapkan oleh Asisten Manager Communication Pertamina Retail Yoesoef Alfredo, disela kegiatan pelatihan keterampilan mekanik, di SMKN 2 Palembang, Jumat (10/3).

Menurutnya, program baru yang pihaknya canangkan ini diyakini dapat mendukung pemerintah dalam mengurangi angka tuna karya melalui penyerapan lulusan SMK jurusan TSM.

“Kita bakal bekerja sama dengan Kemdibud untuk menjaring tenaga mekanik dari SMK. Mereka bisa mengikuti praktik kerja lapangan (PKL) di unit bisnis bengkel kecil yang ada di setiap SPBU maupun yang bekerja sama dengan Pertamina,” jelasnya.

Saat ini, sudah ada 44 unit bisnis bengkel kecil Bright Olimart, sementara SPBU yang menyediakan bengkel sebenarnya ada 150 SPBU di seluruh Indonesia dan di Palembang baru ada dua di SPBU Plaju dan Kenten Bukit Golf.

Dikatakannya, dari PKL tersebut nantinya kecakapan siswa akan benar-benar teruji dalam bidang mekanik. Jika mencapai standar, maka siswa tersebut akan bisa langsung direkrut menjadi karyawan Pertamina Retail.

“Kedepan kita akan mengembangkan, membuka serta menambah unit bisnis bengkel kecil disemua SPBU milik Pertamina. Biasanya satu unit bengkel Bright Olimart dapat menyerap sekitar empat tenaga kerja mekanik,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Bidang (Kabid) SMK Dinas Pendidikan Sumsel Erlina mengatakan, pihaknya sangat mendukung adanya rencana kerja sama ini karena dapat memberikan jaminan pengurangan angka pengangguran.

“Kita dukung program penyerapan tenaga kerja tersebut. Kami berharap program ini akan segera terealisasi, sebab tidak lama lagi siswa kelas XII akan segera ujian nasional dan ujian akhir sekolah,” tukasnya. (korankito.com/eja)