Diperkosa Anak Majikan, Karyawati Lapor Polisi 

KORBAN – Gadis di bawah umur berinisial MS bersama orang tuanya melaporkan peristiwa perkosaan, di SPKT Polresta Palembang, Kamis (9/3). KORKIT/DENNY

Palembang – Nasib malang menimpa gadis di bawah umur berinisial MS (16). Warga Kawasan Kecamatan Pemulutan, Kabupaten Ogan Ilir (OI), Sumsel ini harus merelakan kegadisannya yang direnggut oleh KA (20), anak pemilik rumah makan AP yang merupakan tempatnya bekerja.

Atas kejadian itu, korban ditemani kedua orangtuanya mendatangi Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polresta Palembang, Kamis (9/3) siang, untuk melaporkan KA (20), warga Jalan TPA Keramasan, Kelurahan Keramasan, Kecamatan Kertapati, Palembang.

Di hadapan petugas, korban menuturkan kejadian naas yang dialaminya berawal saat ia diajak terlapor jalan-jalan di malam tahun baru 2017. Setelah itu, KA mengajak korban menginap di rumah kos kawasan Rumah Susun (Rusun), Kecamatan IB I, Palembang.

“Saya sempat menolak ketika diajaknya ke sana, namun dia tetap memaksa. Lalu, pas tiba di lokasi saya masih menunggu di dalam mobil, dia turun. Tidak lama, dia kembali menemui saya dan menarik tangan saya masuk ke dalam,” kata korban di hadapan petugas piket SPKT Polresta Palembang.

Usai berada di dalam kamar kos itu, korban disuruh oleh terlapor untuk membuka pakaiannya. Namun, MS menolak untuk membukanya sehingga KA pun memaksa membuka serta melakukan pemukulan ke wajah dan mencekik korban.

“Saya sudah mau lari, tetapi dia tarik tangan dan membuka paksa baju saya. Karena saya melawan, dia memukuli di bagian pipi kanan dan mencekik saya. Saya jadi takut dan terjadilah hal tersebut. Malam itu, sebanyak tiga kali dia melakukannya, semuanya diancam,” katanya.

Setelah kejadian pertama itu, korban selalu menuruti kemauan pelaku. Sebab, pelaku mengancam tidak akan bertanggungjawab kalau tidak melayani nafsunya. “Dia bilang mau tanggung jawab, tetapi sampai sekarang tunggu-tunggu dulu katanya,” ucap MS.

Ayah korban AK (51) mengatakan, ia mengetahui anaknya sudah diperkosa oleh pelaku berawal saat ia menaruh kecurigaan terhadap anaknya itu. “Beberapa hari ini, dia selalu diam dan tidak mau cerita, ketika kami desak akhirnya mengaku kalau sudah diperkosanya,” tambah AK.

Kasat Reskrim Polresta Palembang Kompol Marully Pardede menjelaskan, pihaknya sudah menerima laporan dari korban dan akan segera dilakukan penyelidikan. “Sudah kita terima, dan akan segera kita proses laporannya,” ucap Marully. (korankito.com/deny)