Bisa Dipercaya

Berbahaya, Disdik Sumsel Larang Siswa Lakukan ‘Skip Challenge’

Kabid SMK Disdik Sumsel Erlina.foto/ejak

Palembang-Maraknya penyebaran tren ‘Skip Challenge’ yang sedang hits di sosial media, membuat Dinas Pendidikan (Disdik) Sumatera Selatan (Sumsel) pertanyakan manfaatnya bagi siswa.

Skip Challenge’ sendiri merupakan tren dimana seseorang ditekan dadanya hingga pingsan lalu kejang-kejang dan kemudian kembali sadar. Saat ini tengah hits di kalangan pelajar di beberapa kota di Indonesia. Hal ini terlihat cukup banyak postingan di sosmed Instagram, YouTube, dan lainnya.

Kepala Bidang (Kabid) SMK Disdik Sumsel Erlina mempertanyakan hal ini. Menurutnya, apakah mereka melakukan sekali atau lebih dan merasa senang tidak ada yang tahu kecuali yang melakukan Challenge tersebut.

“Itu kan yang menyenangkan untuk yang melihat tapi kita tidak tahu apa yang dirasakan pelaku Skip Challenge,” tanyanya saat dijumpai di ruang kerjanya, Jumat (10/3).

Ditegaskannya, kegiatan itu bahaya sebab mereka pingsan karena suplai oksigen ke otak berhenti. “Iya kalau hitungan detik oksigen bisa kembali normal, kalau tidak gimana hasilnya? Apakah mungkin akan stroke atau sakit yang berkelanjutan bahkan berujung kematian?” tuturnya.

Kegiatan tersebut tidak ada sisi positifnya sebab nyawa itu bukan mainan. Jadi pihaknya mengimbau kepada seluruh kepala sekolah (Kasek) harus berinteraksi secara intens dengan guru dan siswanya agar tidak meniru tren tersebut.

“Kita benar-benar melarang kegiatan itu, akan kita imbaukan kepada sekolah untuk memantau siswanya dan jeli apa yang mereka kerjakan saat berkumpul di sekolah. Dan mereka harus menegaskan kepada siswanya, bahwa nyawa itu bukan mainan,” tegasnya.

Hal senada diungkapkan oleh Kasi Kurikulum SMA Disdik Sumsel Arwan. Menurutnya, itu perbuatan yang sia-sia untuk siswa yang memang intelek, kegiatan tidak ada gunanya untuk dilakukan. “Sebenarnya tindakan ini tidak melanggar hukum sebelum jatuhnya korban, tapi kita larang setiap anak untuk melakukan itu. Jika ditemukan akan kita tindak,” pungkasnya.korankito.com.ejak