Belajar dari Internet, 2 Sekawan Bobol ATM

BOBOL ATM – Dua sekawan ER Yose dan Ibrahim, pelaku pembobolan ATM di kawasan Jalan Srijaya Negara diamankan Satuan Sabhara Polresta Palembang, Kamis (9/3). KORKIT/DENNY

Palembang – Setelah belajar dari internet, ER Yose (25) bersama temannya Ibrahim (28) nekat membobol mesin Anjungan Tunai Mandiri (ATM) di kawasan Jalan Srijaya Negara, Kecamatan Ilir Barat (IB) I Palembang, Kamis (9/3) siang.

Ulah bekatnya itu menyeret kedua tersangka ke dalam sel tahanan Mapolresta Palembang setelah ditangkap anggota Satuan Sabhara Polresta Palembang.

“Saya belajar dari internet, sudah beberapa kali beraksi di kawasan Prabumulih dan Palembang. Sekali beraksi uang yang didapatkan tidak tentu, kalau total keseluruhan ada sekitar Rp2 juta hingga Rp3 juta,” jelas Yose saat ditemui di ruang SPKT Polresta Palembang.

Menurut warga Desa Muara Dua, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan ini, modus operandi yang ia gunakan dengan cara menukar terlebih dulu nomor call centre yang ada di mesin ATM dengan nomor telepon miliknya.

Kemudian, tersangka memasang plastik mika di tempat memasukan kartu ATM tersebut. Alhasil, gara-gara ulahnya itu kartu ATM korbannya dipastikan tersangkut lalu menelepon nomor call center yang sudah ditukar oleh kawanan pelaku.

“Mereka pasti menelepon call centre, saya berpura-pura menjadi petugas call centre itu dan menanyakan PIN ATM mereka. Setelah itu, saya arahkan dia untuk melakukan pemblokiran ATM di bank terdekat. Nah, ketika dia pergi kami langsung menguras uangnya,” kata Yose.

Ditambahkan Yose, ia nekat membobol ATM tersebut dikarenakan untuk membeli obat anaknya yang sedang sakit. “Saya tidak mempunyai pekerjaan, jadi uang hasil bobol ATM itu saya gunakan untuk membeli obat anak, sisanya untuk makan sehari-hari,” tambahnya.

Sedangkan, tersangka Ibrahim membantah kalau dirinya merupakan komplotan Yose. Menurutnya, ia baru mengenali temannya itu dan diajak ke ATM untuk mengambil uang. “Saya menunggu di luar, dia yang bekerja di dalam. Saya tidak tahu, kalau bobol ATM baru satu kali ini ikut dia,” tuturnya.

Kasat Sabhara Polresta Palembang Kompol Rachmat Syawal Pakpahan mengatakan, tertangkapnya kedua pelaku berawal dari kecurigaan petugas keamanan Bank BNI dan anggota Sabhara Polresta Palembang terhadap kedua pelaku yang masuk ke dalam ATM itu.

“Jadi, anggota kita dan petugas keamanan di sana melakukan pengintaian terhadap kedua tersangka. Nah, ketika dia sedang beraksi di dalam mesin ATM itu, kita langsung melakukan penangkapan dan kita amankan di Polresta Palembang,” terang Pakpahan.

Selanjutnya kedua tersangka akan diserahkan ke Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Palembang guna penyelidikan lebih lanjut. “Dua tersangka dan barang bukti akan kita limpahkan ke Satreskrim untuk pengembangan ,” katanya. (korankito.com/deny)