Suporter Minta Widodo Saja Yang Dipinjamkan

Headcoach Sriwijaya FC Widodo C. Putro. Foto/resha

Palembang-Rencana headcoach Sriwijaya FC Widodo C. Putro untuk meminjamkan salah satu pemain Laskar Wong Kito Rizsky Dwi Ramadhana ke tim lain, mendapat kecaman dari suporter. Ketimbang pemain asli Sumsel tersebut, suporter malah lebih memilih Widodo saja yang dipinjamkan atau bahkan dilepas.

Performa Riszky sebelumnya tidak terlalu buruk. Masih segar dibenak pendukung Laskar Wong Kito, pemilik jersey 37 Laskar Wong Kito itu memegang top skor ISL U-21 musim 2012/2013, dengan mengoleksi sembilan gol. Rizsky juga tampil apik diera kepelatihan Benny Dollo musim lalu. Dia bermain sangat gemilang hampir disetiap laga kala itu.

Tapi musim 2016, di kompetisi Torabika Soccer Championship (TSC) pemain asli Sumsel ini malah dicadangkan. Dia semakin terbenam di bawah kepelatihan Widodo C. Putro. Tak cukup disitu saja, kini winger jebolan SFC U-21 itu kini rencananya akan dipinjamkan ke tim lain.

Suporter Laskar Wong Kito langsung bereaksi, Ketua Suporter Sriwijaya Mania (S-Man) Eddy Ismail, Rabu (8/3/2017) mengatakan, daripada Rizsky yang sudah jelas kualitas dan merupakan pemain asli Sumsel yang dipinjamkan ke tim lain, lebih baik Widodo saja yang dipinjamkan atau dilepas.

“Daripada Rizky keluar, lebih baik lepas pelatih,” ucapnya.

S-Man tahu betul, Rizsky pemain bagus. Dia cuma jarang dimainkan saja diera kepelatih Widodo C Putro. “Mainkan saja, maka kemampuannya tidak hilang,” tegasnya.

Rizsky sebenarnya sudah ada jam terbang. Tapi lantaran jarang diturunkan, sentuhannya bisa jadi hilang. Solusi meminjamkannya sendiri dianggap tak logis, pelatih harusnya memainkan Rizsky bukan malah menyingkirkannya.

“Coba kalau sering dimainkan aku yakin Rizsky bagus,” ucapnya.

Hal senada disampaikan Ketua Singa Mania Ariyadi Eko Neori. Pihaknya sangat menyayangkan kalau benar Rizsky harus pindah bela tim lain.

“Sangat disayangkan pemain sekelas Rizky pindah ke klub lain. Rizsky belum pernah diberikan kesempatan untuk bermain, cubo sekali-kali lihat Rizky,” jelasnya.

Pada musim lalu, Rizsky sempat turun. Salah satu gol yang dicetak Hilton Moreira di ajang TSC berkat assist pemain jebolan SFC U-21 itu. Sepanjang dia turun, sisi sayap tetap gereget.

Hal itupun tak sejalan dengan program Manajemen SFC.  Sebelumnya, Manajer SFC Nasrun Umar sudah menegaskan bila dia punya mimpi skuad Laskar Wong Kito dihuni pemain asli Sumsel.

“Kita mau SFC kedepan dihuni pemain asli Sumsel,” ucapnya.

Dalam upaya itu, Rizsky yang jelas asli Sumsel, top skor ISL U-21, serta jebolan SFC U-21, malah harus dilepas dengan status pemain pinjaman. Tentu hal ini tidak sejalan dengan target manajer SFC.

Sekadar mengingatkan,  sebelumnya Widodo Cahyono Putro mengungkapkan, Reza Erlangga dan Rangga Pratama akan dipinjamkan ke SFC U-21. Sementara Rizsky Dwi Ramadhana dan Mariando dipinjamkan ke tim lain. (korankito.com/Resha/***)