‘Berasan’ BBM di Depo Kertapati, Mobil Wartawan Dilempar   

BERASAN BBM: Seorang wartawati media online Erni terpaksa berbaring di RS Siti Khodijah Palembang karena luka di bibir atas setelah dilempar orang tak dikenal saat hendak ‘berasan’ BBM di depo Kertapati, Palembang, Rabu (8/3). Foto/Denny.

Palembang –  Hendak pergi ke luar kota, Erni (41) seorang wartawati media online di Kota Palembang dilempar benda keras oleh orang tak dikenal sesaat setelah ‘berasan’  bahan bakar minyak (BBM) di depo di Jalan Mayjend Yusuf Singadekade, Kecamatan Kertapati Palembang, Rabu (8/3) siang.

Akibatnya, korban mengalami luka di bibir atas dan saat ini tengah dirawat di RS Siti Khodijah Palembang, sedangkan kaca pintu samping kanan mobil Ayla BG 7746 XR yang ditumpangi korban pecah berantakan.

Berdasarkan data dihimpun, kejadian naas menimpa korban berawal saat ia bersama temannya Hendra Saputra (44) hendak berangkat ke luar kota, dengan mengendarai mobil Ayla tersebut. Sebelum berangkat, korban singgah terlebih dahulu di kawasan depo BBM di kawasan Kertapati Palembang, namun karena premium sedang kosong, korban dikasih uang Rp100 ribu oleh seorang oknum di tempat tersebut. “Kami ini mau ke luar kota, namun mampir dulu ke depan depo mau ‘berasan’ minyak,” jelas korban saat ditemui di Ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD) RS Siti Khadijah Palembang.

Dikarenakan minyak sedang tidak ada, korban pun berencana ingin mengisi BBM di stasiun pengisian yang berada di kawasan Jalan Yusuf Singadekade, Kelurahan Keramasan, Kecamatan Kertapati Palembang. Ketika hendak melanjutkan perjalanan tak jauh dari depo BBM, mobil yang dikemudikan korban dilempar oleh orang tak dikenal. “Saya mendengar suara letusan dan ketika itu juga pandangan saya langsung hilang. Saya rasa tidak ada orang bermotor di samping saya dan tidak ada orang yang dicurigai,” tambahnya.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polresta Palembang Kompol Marully Pardede menjelaskan pihaknya sudah mendatangi korban di RS Siti Khadijah dan melakukan pemeriksaan kendaraan yang dikemudikan korban. “Berawal dari informasi yang dapat, ada kejadian yang diduga penembakan. Jadi, tim gabungan Polresta Palembang dan Polda Sumsel langsung menindak lanjuti laporan tersebut,” jelasnya.

Menurutnya, berdasarkan olah tempat kejadian perkara dan termasuk uji kandungan meterial anak peluru dari bekas serpihan kaca, tidak menemukan kandungan timah di pecahan kaca tersebut. “Hasil pemeriksaan dokter, luka yang dialami korban kemungkinkan akibat benturan benda tumpul. Oleh karena itu sangat kecil kemungkinan terjadinya penembakan. Namun, akan tetap kita dalami,” katanya. (korankito.com/denny)