Bandar Narkoba PALI Dihadiahi Timah Panas

BANDAR NARKOBA: Residivis narkoba Lis (33) dilumpuhkan Polsek Talang Ubi, karena hendak melarkan diri saat hendak ditangkap. Foto/Imam

PALI – Bandar narkoba asal Desa Beruge Darat, Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) dihadiahi timah panas petugas Polsek Talang Ubi.

Bandar bernama Lis (33) dilumpuhkan karena berusaha melarikan diri dalam penggerebekan di Jalan Lintas Sekayu – Talang Bulang, Desa Beruge, Selasa (7/3).

Dari tangan pelaku, disita barang bukti berupa satu kantong sedang kristal putih diduga jenis shabu seharga Rp 5 juta, satu paket kecil shabu seharga Rp 300 ribu, satu kantong plastik berisi 100 klip bening pembungkus shabu, sebuah telepon seluler, satu unit sepeda motor merek king dan uang tunai Rp 8.025.000,- serta tiga lembar STNK

Pelaku merupakan residivis narkoba, pada 2015 pelaku pernah jadi penghuni Lembaga Pemasyarakatan (LP) Kabupaten Muara Enim dengan kasus yang sama, dan menjalani hukuman penjara selama 15 bulan dan baru bebas pada Juli 2016.

Kapolres Muara Enim AKBP Hendra Gunawan melalui Kapolsek Talang Ubi Kompol Victor Eduard Tondais, di dampingi IPTU Rusli  mengatakan, penangkapan pelaku terlebih dahulu dilakukan pengintaian yang di backup Polsek Gunung Megang. “Penangkapan pelaku ini dipimpin langsung Kanit Reskrim IPTU Rusli yang telah mengintai gerak-gerik pelaku dan menunggu pelaku melintas dijalan desa tersebut dengan di backup Polsek Gunung Megang. Namun ketika hendak ditangkap, pelaku yang mengendarai sepeda motor malah tancap gas dan berusaha lari masuk ke kebun karet,” paparnya.

Lanjut Victor menambakan, pelaku ini selain di duga bandar narkoba juga diduga sebagai penadah barang curian dengan cara barter dengan narkoba jenis shabu. “Pelaku ini di duga tidak hanya bandar narkoba namun menjadi penada barang hasil tindak pidana 3C dengan modus menukar pakai narkoba. Dan dari hasil lidik, pelaku mengakui bahwa bekas pelanggan tersangka Alex Wakil BPD Karta Dewa yang sudah tertangkap, beralih membeli narkoba kepada pelaku Lis.” Pungkasnya (korankito.com/imam)