Bisa Dipercaya

Lima Titik Macet Jadi Prioritas

Palembang – Pemerintah Kota (Pemkot) Kota Palembang melalui Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Palembang menggelar rapat bersama Satlantas Polresta Kota Palembang bersama membahas upaya mengurai kemacetan di Kota Palembang, Selasa (7/3).

Salah satu yang dibahas adalah upaya pembukaan U Turn di Jl Yusuf Singadekane (depan Perumahan Citraland). Dimana selain di Jalan Yusuf Singadekane ada empat titik lainnya yang dianggap menjadi biang kemacetan.

Berita Sejenis
1 daripada 3.093

“Dalam hal ini pihak pengembang yang akan melakukan pembukaan, kami hanya mengawasi. Biaya, tenaga kerja, mereka semua,”kata Kadishub Kota Palembang, Kurniawan.

Kurniawan menjelaskan pertemuan ini berawal dari pengajuan dari warga yang mengirim surat kepada Walikota Palembang. Lalu dilakukan pembahasan di forum komunikasi lalu lintas yang terdiri dari unsur terkait.

“Baru kemudian diuji dan dibuat rekayasa atau pembuatan U turn yang dimaksud,”katanya

Ia mengungkapkan, sejumlah tahapan dilakukan sebelum memutuskan titik mana yang akan dijadikan U Turn di kota Palembang. Termasuk nantinya U Turn yang berada dibawah rel Light Rapid Transit (LRT) setelah beroperasi.

Pihaknya akan lebih dulu melakukan penilaian terhadap potensi kemacetan dan gangguan lalu lintas lain. “Utamanya, pembahasan mengenai U turn ini lebih kepada keselamatan pengendara dan potensi kemacetan,”ujarnya.

Selain pokok bahasan mengenai pembukan U Turn di Jl Yusuf Singadekane. Dilakukan juga pembahasan mengenai empat titik lain, yakni, Usulan pemanjangan Median Jl Kol Atmo sampai kedepan Lr Abdul Roni, Perubahan Arus Lalin disimpang 5 Jl Zurbi Bustam, Perubahan arus lalin di Jl Inspektur Marzuki (simpang 4 Arhanud) dan Pemasangan Median Jl di Simpang 4 Sekojo.

“Pada prinsipnya semua disetujui, tinggal diaplikasikan. Kami akan membantu dengan menurunkan personil sesuai dengan kebutuhan,”timpal Kasatlantas Kompol Harris Batara SIK melalui Kanit Dikyasa Iptu A Rizal. (korankito.com/ria)