Ini Daftar Kepala Sekolah Peserta Lokakarya ke Eropa

Perancis menjadi salah satu negara tujuan peserta lokakarya kepala SMA/SMK di Sumsel. Foto/ist

Palembang – Dipastikan 37 kepala sekolah menengah atas (SMA) dan sekolah menengah kejuruan (SMK) se-Sumatera Selatan (Sumsel), akan mengikuti lokakarya ke Eropa, 10 – 19 Maret mendatang.

Selama di Eropa, 37 kepala sekolah ini digadang akan melakukan peningkatan mutu pendidikan lewat memorandum of understanding (MoU) dengan sekolah di Perancis dan Switzerland.

Dari data yang didapatkan oleh Koran Kito, ada ke-37 SMA/SMK yang berangkat ke Eropa semuanya merupakan sekolah negeri unggulan seperti di Palembang ada SMKN 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8 dan SMKN Sumsel. Sedangkan untuk jenjang SMA ada SMAN 1, 2, 3, 5, 7, 8, 16,17 dan SMAN 21.

Untuk Kabupaten Prabumulih ada SMAN 1 Prabumulih, di Muba ada SMKN 1 Muba, Muara Enim ada SMKN 1 Muara Enim, OKI ada SMAN Jejawi OKI dan SMAN Lempuing. Kalau untuk di OI ada SMKN 1 Indralaya, Banyuasin ada SMAN 1 Banyuasin, Lahat ada SMAN 4 Lahat, Musi Rawas ada SMAN 1 Tugu Mulyo dan Pali ada SMKN 1 Penukal dan lainnya.

Bendahara kegiatan lokakarya ke Eropa Hernawati menuturkan, program lokakarya yang digagas oleh Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) ini sudah direncanakan sejak Desember 2017 silam. Karena tidak dipaksaakan, maka yang resmi mengikuti program ini hanya ada 37 SMA/SMK.

“Meskipun saat ini ada beberapa kegiatan yang memang merupakan agenda tahunan, namun semua kepala sekolah yang ikut serta sudah memperhitungkan semuanya. Kita pastikan berbagai persiapan terkait ujian dan urusan di sekolah tetap berjalan dengan baik,” bebernya.

Dari ke 37 kepala sekolah yang berangkat ini, lanjut kepala SMKN 3 Palembang ini, salah satu diantaranya adalah guru yang saat ini mengajar di SMAN 5 Palembang dan selebihnya adalah kepala sekolah.

“Ada satu guru yang ikut ini karena saat direncanakan ia sedang menjabat sebagai kepala SMAN 13 Palembang. Namun memasuki awal 2017 masa jabatannya berakhir dan ia tetap dengan senang hati untuk tetap ikut ke Eropa dengan misi yang sama,” tambahnya.

Hal senada diutarakan oleh Ketua kegiatan lokakarya ke Eropa Nasrul Bani, awal perencanaan program lokakarya ini pihaknya hanya menargetkan 15 orang peserta saja. Namun, setelah direalisasikan ternyata jumlah kepala sekolah yang mendaftarkan diri melebihi kuota yang direncanakan.

“Kepala sekolah yang ikut program ini beragam dari berbagai sekolah di kabupaten/kota se-Sumsel dan jumlah yang ikut ini hanya sebagian saja dari total SMA dan SMK di Sumsel. Ini sebagai bukti jika kegiatan ini tidak wajib diikuti oleh kasek,” tambahnya. (korankito.com/eja)