Cabuli Bocah Kelas 5 SD, Riski Digelandang ke Polresta Palembang

Palembang – Riski Agus Sukarno alias Agus (33) petugas keamanan sekolah menengah pertama (SMP) swasta di Kota Palembang harus berurusan dengan pihak kepolisian Polresta Palembang.

Sebab, Riski yang tercatat sebagai warga Jalan Sentosa, Kelurahan Sentosa, Kecamatan Plaju, Palembang, kepergok mencabuli bocah berinisial CPW (13) yang masih duduk di bangku kelas lima sekolah dasar (SD).

Akibatnya, tersangka Agus digiring oleh kakak kandung korban EMS (26), warga yang tinggal di kawasan Kelurahan Komperta, Kecamatan Plaju Palembang ke Polresta Palembang, Senin (6/3) sekitar pukul 18.00.

Berdasarkan data dihimpun, ulah pelaku berawal saat korban sedang bermain di dekat rumahnya dan diajak oleh Agus jalan-jalan dengan menggunakan sepeda motor.

Namun, pelaku justru mengajak korban ke rumah kosong yang berada di kawasan Komplek Pertamina Bagus Kuning, Kecamatan Plaju Palembang. Disana, Agus memaksa CPW untuk membuka celana yang dikenakannya.

“Langsung saya tindih dan gesek-gesekan kemaluan saya dengannya. Setelah itu, saya pergi meninggalkan dia sendiri disana,” ucap Agus saat ditemui di ruang piket SPKT Polresta Palembang, Selasa (7/3) siang.

Usai melancarkan aksinya yang pertama, pelaku kembali bertemu dengan korban dan mengajaknya mengulangi perbuatan tersebut. Namun, kali ini CPW menolak dan berlari meninggalkan pelaku.

“Waktu mau menonton pertandingan bola di tempat kejadian perkara (TKP), saya kembali bertemu dengan korban dan mengajaknya lagi. Dia berlari menghindari dan saya kejar, kemudian tertangkap oleh satpam disana,” katanya.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polresta Palembang Kompol Marully Pardede membenarkan pihaknya sudah menerima penyerahan diduga pelaku tindak pidana pencabulan terhadap anak dibawah umur.

“Jadi, modusnya dengan digunakan pelaku dengan mengajak jalan-jalan korban, ketika berada di rumah kosong dia mengajak korban untuk berbuat cabul. Dan, dikarenakan korban melawan, pelaku memaksanya,” ujarnya.

Atas ulahnya itu, pelaku akan dikenakan pasal pencabulan dan UU Perlindungan Anak dengan ancaman kurungan diatas lima tahun penjara. (korankito.com/denny)