Enam Hari, Polresta Tangkap Enam Pengedar dan Pengguna Narkoba

Gelar perkara dan barang bukti di ruang Satres Narkoba Polresta Palembang, Senin (6/3) foto/denny

Palembang- Dalam kurun waktu satu minggu, terhitung sejak tanggal 1 hingga 6 Maret Satuan Reserse (Satres) Narkoba Polresta Palembang berhasil mengungkap enam kasus peredaran narkoba di Kota Palembang.

Hal ini terungkap saat gelar perkara dan barang bukti di ruang Satres Narkoba Polresta Palembang, Senin (6/3) sekitar pukul 12.00.

Turut juga dihadirkan enam tersangka kasus narkoba tersebut yakni Yunus (32), Ariyadi (24), Edo (25), Denny (29), Suyanto (26) dan Edi (31). Serta, seorang ibu rumahtangga Pipit (30) yang menjual kosmetik ilegal.

“Jadi dalam waktu satu waktu seminggu, enam pengedar, bandar dan pengguna narkoba yang berhasil kita ringkus,” jelas Kasat Narkoba Polresta Palembang Kompol Rudiansyah saat gelar perkara.

Dari keenam tersangka, lanjut Rudiansyah, pihaknya mengamankan barang bukti berupa narkoba jenis shabu shabu seberat 25 gram senilai Rp 30 juta.

“Kita juga berhasil membongkar distributor penjualan kosmetik ilegal, yang tidak mempunyai izin Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM). Setelah diperiksa di laboratorium, mengandung bahan berbahaya,” katanya.

Sementara itu, tersangka Denny mengatakan, dirinya sudah dua tahun lebih berbisnis barang haram tersebut. Hasilnya ia gunakan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, lantaran ia tidak mempunyai pekerjaan.

“Saya belinya dari Seberang Ilir, keuntungannya bermacam-macam kadang dapat Rp 300 ribu sampai Rp 500 ribu, bahkan pernah juga lebih. Lumayan lama, sudah dua tahun berjualan shabu shabu,” katanya (korankito.com/denny)