Gaji Guru Masih Bermasalah, Fraksi Gerindra Ancam Copot Kepala Disdik

Wakil Ketua DPRD Sumsel Nopran Marjani. Foto/eja

Palembang – Fraksi Partai Gerindra DPRD Sumatera Selatan (Sumsel) ancam agar Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Sumsel dicopot apabila persoalan gaji guru sekolah menengah atas (SMA) dan sekolah menengah kejuruan (SMK) masih bermasalah.
“Kami Fraksi Gerindra akan meminta gubernur Sumsel mencopot dan mengganti kepala dinas pendidikan apabila persoalan gaji guru belum selesai,” kata Wakil Ketua DPRD Sumsel Nopran.Marjani, Senin (6/3).
Termasuk pula, tegasnya, rencana keberangkatan kepala sekolah SMK/SMA ke Eropa. Menurutnya,  Kepala Disdik bisa lebih peka dengan keadaan yang ada. Di satu sisi ada 9.500 gaji guru yang persoalannya belum selesai, namun di sisi lain ada rencana keberangkatan para kepala sekolah ke Eropa. Ini jelas menciderai dunia pendidikan dan terkesan tidak memiliki empati.
“Saya sering dapat SMS dari para guru yang menanyakan masalah ini. Mereka tanya kapan gajian. Kemarin katanya ada berkas yang belum selesai. Lalu dijawab lagi masih proses, lah sekarang belum juga tuntas,” kata dia.
Nopran memberi tenggat waktu hingga akhir Maret ini. Bila tidak selesai, secara resmi Gerindra akan menyampaikan hal ini ke gubnernur. “Tolong tuntaskan segera,” pinta Nopran.
Kembali ke persoalan ke Eropa, Nopran meminta ini dibatalkan. “Saya tidak melarang tetapi apa urgensinya. Kalau memang terprogram tunda dulu sampai masalah gaji selesai. Lalu kalau pun dalam rangka peningkatan kapasitas, dan lainnya, apa harus ke Eropa,” kata Nopran.
(korankito. com/reno)