Sumsel Hanya Kebagian 10 Cabor

Gubernur Sumsel Alex Noerdin saat rapat pembahasan cabor Aisan games di Griya Agung Palembang

Palembang – Sebagai host city (kota penyelenggara) Asian games 2018, Palembang (Sumatera Selatan) harus berlapang dada. Sebab, hasil Coordination Committe Meeting (Corcom) keenam di Griya Agung, Minggu (5/3), mengarah pada cabang olahraga (cabor) yang diselenggarakan di Palembang hanya sepuluh cabor Asian Games 2018.

Padahal sebelumnya, sebelas cabang olahraga yang diselenggarakan di Sumsel yakni sepak bola wanita, tenis, soft-tenis, voli pantai, kano/kayak, basket, menembak, triatlon, dayung, sepak takraw dan panjat tebing. Peleburan tersebut terjadi pada cabor soft-tenis dan tenis. Karena dianggap sama, maka dilakukan peleburan. Sehingga total cabor yang digelar di Palembang hanya 10 cabor.

Gubernur Sumsel Alex Noerdin mengaku menerima hal itu dengan lapang dada. “Kami terima dengan keputusan ini. Awalnya Sumsel mendapat 11 cabang olahraga, namun ternyata soft tenis dan tenis jadi satu, sehingga total cabang olahraga yang diselenggarakan di Sumsel ada 10 cabang olahraga,” jelasnya.

Alex mengakui, pihaknya kini tidak meminta tambahan cabang olahraga untuk dipertandingkan di Sumsel. Namun dari hasil Ratas yang dilakukan beberapa waktu lalu, ada pembahasan cabang olahraga basket, baseball, BMX dan sebagainya. “Pembahasan tambahan cabang olahraga akan kita bahas besok (hari ini) di Jakarta,” ucapnya.

Terkait cabang olahraga basket, Alex mengakui, apabila ini dilaksanakan di Palembang maka akan dinilai sangat berat. Untuk itu, Alex meminta agar apabila Sumsel benar ditunjuk untuk tuan rumah basket maka ditujukan khusus final basket ataupun basket wanita.

“Menurut kita 10 cabang olahraga ini saja sudah cukup. Ini saja sudah Alhamdulillah. Kita bisa fokus,” ujarnya.

Apabila Sumsel menjadi tuan rumah untuk sejumlah cabang olahraga tambahan, kata Alex, pihaknya akan menyediakan venue. Bila belum ada venue, maka lahan akan disiapkan begitupun dengan anggarannya

“Semua venue olahraga di Jakabaring Sport City sedang dikerjakan. Kita targetkan bisa selesai akhir tahun ini. Kecuali Venue Convention Hall, mungkin baru selesai 2018 nanti,” tukasnya. (korankito.com/resha)