Pendukung Balon Bupati Empat Lawang Saling Serang di Medsos

H David Hadrianto Aljufri

Empat Lawang – Setiap akan digelar pesta demokrasi, kebiasaan saling menghujat antar pendukung, baik secara langsung maupun melalui media sosial (medsos) sepertinya sulit untuk dihilangkan.

Buktinya, di Kabupaten Empat Lawang sendiri sudah mulai terlihat, kendati Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) masih cukup lama. Tidak sedikit masyarakat mulai saling serang dan saling menjatuhkan lawan jagoannya.

Seperti yang terjadi di medsos Facebook (FB), di grup ‘Empat Lawang Mencari Pemimpin’, masyarakat sudah banyak saling menghujat dan saling mencaci maki.

Menanggapi hal ini, H David Hadrianto Aljufri (HDA), yang informasinya akan maju sebagai bakal Calon Bupati (Cabup) Kabupaten Empat Lawang di tahun 2018 ini mengaku, bahwa saat ini belum ada calon Bupati. Yang ada saat ini, merupakan kandidat-kandidat menjadi Cabup.

“Jadi prosesnya masih panjang belum ada Cabup, sebab itu untuk pendukung diminta untuk menjaga sopan santun di medsos,” ujar HDA.

Pilkada di Empat Lawang, kata David, masih cukup lama yakni Juni 2018, bahkan pembentukan perangkat Pilkada saja belum. Saat ini bakal Cabup baru sosialisasi pendekatan kepada masyarakat.

“Untuk medsos memang yang jadi masalah, karena debat argumen tanpa tanggung jawab dan saling serang sesuai isi hati oknum masyarakat itu sendiri. Terkadang menggunakan akun palsu untuk menyerang. Mari kita sama-sama menjaga kondisi politik di Empat Lawang, dengan berpolitik secara santun, Insya Allah Empat Lawang akan lebih damai,” ungkapnya.

Sementara itu ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Partai Amanat Nasional (PAN) Kabupaten Empat Lawang, Joncik Muhammad (JM) yang mengaku akan maju sebagai bakal Cabup Empat Lawang meminta, kepada para pendukung agar tidak saling menghujat.

“Gunakan medsos itu dengan sebaik-baiknya, jangan saling menghujat dan mencaci maki. Sebab jika kebablasan bisa terkena Undang-undang (UU) Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE),” ungkap Joncik.(korankito.com/rodi)