Dini Hari Tadi, 50 Sepeda Motor Terjaring Ops Simpatik Musi 2017

SIMPATIK MUSI : Seorang pengendara sepeda motor tengah diperiksa petugas dalam operasi Simpatik musi 2017 di Jalan Mayjend Ryacudu, Palembang, Ahad (5/3) dini hari. Foto/Denny

Palembang- Sekitar 50 kendaraan roda dua, terjaring dalam operasi Simpatik Musi 2017 yang digelar Polresta Palembang di Jalan Mayjend Ryacudu, Kelurahan 7 Ulu, Kecamatan SU I Palembang, Sabtu (4/3) malam.

Razia yang melibatkan 60 personel gabungan dari Satlantas, Satres Narkoba, Sat Sabhara, Sat Intelkam dan Satreskrim Polresta Palembang itu digelar selama dua jam yang berakhir Ahad (5/3) dini hari.

Pantauan Koran Kito dilapangan, satu persatu kendaraan bermotor baik itu roda dua maupun roda empat yang melintasi disetop untuk menjalani pemeriksaan kelengkapan surat-surat oleh petugas kepolisian.

Tak cuma itu, pengendaraan yang merasa dicurigai langsung dilakukan penggeledahan baik sepeda motor maupun pengendara. Hanya saja, hingga berakhir razia tidak ditemukan benda terlarang yang dibawa pengedara. Namun, meskipun sudah dihalau petugas kepolisian. Masih ada saja pengendara yang menghindari razia dengan memutar balik serta menerobos hadangan petugas dengan memacu kendaraan kecepatan tinggi. Bahkan, tiga pengendara sepeda motor yang masih terbilang remaja nekat kabur meninggalkan motornya. Namun, berkat kesigapan petugas dua pemuda berhasil diamankan, sedangkan satu berhasil melarikan diri.

Hanya saja, ketika dilakukan penggeledahan ditubuh dan sepeda motor yang dibawanya petugas tidak menemukan barang-barang yang terlarang dibawa pengendara tersebut.

Kasat Binmas Polresta Palembang Kompol Moch Abdullah didampingi Kasat Lantas Kompol Harris Batara mengatakan, razia kali ini merupakan razia rutin yang dilakukan jajaran kepolisian Polresta Palembang. “Akan tetapi, sekaligus kita melakukan Operasi Simpati Musi 2017. Namun, jika ada yang sudah melanggar aturan tetap kita lakukan penindakan,” katanya ketika ditemui usai razia.

Setidaknya ada 50 kendaraan bermotor yang ditahan pihaknya saat ini dikarenakan tidak dilengkapi dengan surat-surat. Namun, untuk pengendara yang membawa barang terlarang tidak ditemukan. “Selain ops Simpatik, razia ini juga mengantisipasi kejahatan jalanan seperti 3 C (curas, curat dan curanmor) maupun senjata tajam dan peredaran narkoba. Namun, sejauh ini belum kita temukan,” katanya.(korankito.com/denny)