Bisa Dipercaya

CJH Sudah Bisa Periksa Kesehatan 

Suntik – Calon jemaah haji 2016 mulai melakukan suntik Vaksin Mingitis di Puskesmas Dempo Jalan Kolonel Atmo, Palembang, Rabu (20/7). Suntik vaksin mingitis ini merupakan salah satu keharusan syarat untuk mendapatkan visa untuk para calon jemaah haji 2016.

Palembang – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Palembang sudah membuka pelayanan pemeriksaan kesehatan bagi Calon Jemaah Haji (CJH) Palembang. Pemeriksaan bisa dilakukan di lima puskesmas yag menjadi rujukan  dari Dinkes Kota Palembang.

Untuk tahap pemeriksaan tahap pertama sudah dimulai sejak akhir Februari lalu sampai dengan 23 Juni mendatang. Dengan demikian sekitar 31 KBIH bisa memeriksakan kesehatan jemaahnya di lima puskesmas yang telah diunjuk tersebut.

Berita Sejenis
1 daripada 3

Kepala Dinas Kesehatan Kota Palembang, Letizia mengatakan, pemeriksaan kesehataan jemaah haji sangat penting dilakukan calon jemaah. Diantaranya pemeriksaan fisik, mendiagnosa keluhan sakit dari jemaah, memeriksa wanita dalam usia produktif dan rekam jantung (Ekg) untuk calon jemaah lanjut usia (Lansia).

“Calon jemaah harus memeriksakan kesehatannya, dan diawasi. Sebelum mereka berangkat dilakukan pembinaan tentang penyakitnya, dan disana juga diawasi,” katanya,

Ia mengatakan, CJH dapat melakukan pemeriksaan kesehatan di lima puskesmas Palembang, yakni, Puskesmas Dempo, Merdeka, Pembina, Sematang Borang dan Sekip. “Dari puluhan KBIH sudah dibagi-bagi di lima puskesmas berdasarkan lokasi terdekat dengan puskesmas,” katanya.

Dikatakannya, masalah kesehatan harus diutamakan sesuai dengan Permenkes No 15 tahun 2016 tentang istitoah kesehatan jemaah haji. Berdasarkan catatannya, Hipertensi dan Kolestrol menjadi penyakit yang dominan diderita para jemaah. “Tahun lalu, Hipertensi mendominasi 20 persen dari jumlah jemaah Palembang. Kami juga mengimbau selain telah ada persediaan obat dari petugas kesehatan di tanah suci, jemaah juga dianjurkan membawa obat sendiri sebagai persiapan,” jelasnya.

Setelah melakukan pemeriksaan yang pertama, CJH juga haruz melakukan pemeriksaan kesehatan yang kedua pada 3-18 Juli 2017. Saat itu juga CJH akan mendapatkan Vaksinasi Meningitis yang wajib dilakukan. Sementara yang dianjurkan yakni Vaksi Influenza.

Dianjurkannya vaksinasi influenza ini dikarenakan flu merupakan penyakit pernapasan yang menular. Jika dibiarkan bisa berdampak serius. “Rentan menyerang pada usia lanjut, pada penderita penyakit kronis, dan penderita asma. Kalau sudah kena, akan mengganggu aktivitas ibadah,” terangnya.

Sementara itu Kasi Pelayanan dan Rujukan Dinkes Palembang Pemi Werado mengatakan, jemaah yang memiliki riwayat penyakit sulit disembuhkan tidak diperbolehkan berangkat ke tanah suci. “Seperti pasien Kanker Hati, TBC, dan pasien yang sedang menjalani cuci darah,” jelasnya. (korankito.com/ria)