Bisa Dipercaya

Inclinator Jadi Pembeda

Lubuklinggau – Perjuangan Pemerintah Kota Lubuklinggau untuk menjadi tuan rumah salah satu cabang olahraga Asian Games 2018 terwujud.  Kementrian Pemuda dan Olahraga, Kamis (2/3) memutuskan venue Cabor BMX di Kota Lubuklinggau, Sumatera Selatan.

Keputusan mengejutkan ini disambut baik oleh Pemerintah Kota Lubuklinggau yang sedari awal sangat menginginkan kota berslogan Sebiduk Semare menjadi tuan rumah Asian Games, meskipun tidak menjadi venue mountain bike.

Berita Sejenis
1 daripada 3.076

“Kita sangat bersyukur kalau Lubuklinggau ditunjuk menjadi tuan rumah, dan ini merupakan kabar gembira bagi masyarakat Lubuklinggau karena tidak seluruh daerah bisa jadi tuan rumah,” ungkap Walikota Lubuklinggau, H SN Prana Putra Sohe, Kamis (3/3) kemarin.

Dikatakan Nanan sapaan H SN Prana Putra Sohe, dengan ivent tersebut tentu akan membawa dampak positif bagi Kota Lubuklinggau, baik secara ekonomi maupun promosi bagi daerah.

“Kita akan siapkan segala sesuatu untuk Asian Games 2018, kita berupaya keras untuk menjadi tuan rumah yang baik, harus sukses menjadi tuan rumah,”ujarnya.

Sementara itu, Ketua Pengurus Cabang Ikatan Sepeda Sport Indonesia Sumsel, Dodi Sohe mengaku mengetahui hal ini dari Kadispora Sumsel, Yusuf Wibowo yang menelpon dirinya memberikan informasi tersebut.

“Hari Rabu saya lagi  survey ke bukit Sulap dengan tim track designer, Candra Aria Vijaya dari puncak sampai ke bawah, sekitar  jam 3 sore Kadispora Sumsel menelpon mengatakan Lubuklinggau menjadi tuan rumah cabor BMX,”kata Dodi.

Sebenarnya, lanjut Dodi Kota Lubuklinggau sudah mengajukan surat ke PB ISSI untuk  MTB baik  Cross country maupun downhill, meskipun Linggau memiliki sirkuit BMX.

“Intinya persyaratan yang diminta PB ISSI pusat sudah diajukan untuk MTB, kemudian kenapa Lubuklinggau ditunjuk tuan rumah karena ‎salah satunya karena inclinator, sebab di Indonesia hanya  Lubuklinggau yang ada, sementara di daerah lain belum ada,”kata Dodi.

Kendati demikian pihaknya tetap bersyukur kota kecil diujung provinsi Sumatera Selatan ini bisa dipercaya menjadi venue Cabor BMX. ‎ Sejauh ini tembusan surat menpora belum diterima oleh Dispora Lubuklinggau. (korankito.com/dhia)