Fernando Belajar Bobol ATM BRI dari YouTube

 

Fernando Cs komplotan pembobol medin ATM.foto/deny

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Palembang- Setelah dari rekaman YouTube, Fernando (23) nekat membobol mesin Anjungan Tunai Mandiri (ATM) Bank BRI Unit Mariana, Jalan Sabar Jaya, Kelurahan Mariana, Kecamatan Banyuasin I, Kabupaten Banyuasin, Sumsel, Kamis (2/3) siang.

Fernando juga sempat mengajari ketiga temannya yakni Wahyudi (23), Chandra (27) dan Hengki (23), cara-cara melakukan aksi bobol ATM yang tersangka perolehnya dari video YouTube.
Atas ulahnya, keempat pelaku harus mendekam di sel tahanan Mapolsekta Mariana, usai ditangkap Unit Reserse Kriminal (Reskrim) Polsek Mariana saat hendak membawa kabur uang hasil curian dari mesin ATM tersebut.

Berdasarkan data yang dihimpun, perbuatan komplotan pelaku berawal saat keempatnya melakukan pemantauan mencari mesin ATM merek Yousung, Selasa (1/3) sekitar pukul 16.00 dengan mengendarai mobil Honda Jazz abu-abu.
Setelah mendapatkan mesin ATM yang diincar, keesokan harinya kawanan pelaku kembali mendatangi mesin ATM tersebut, sekitar pukul 12.00. Lantas keempatnya berbagi tugas, Fernando sebagai eksekutor, Chandra sebagai pengawas, Wahyudi sebagai sopir dan Hengki menunggu di dalam mobil.

Kemudian, Fernando masuk gerai ATM dengan berpura-pura mengambil uang. Namun, ketika uang tersebut hendak keluar, pelaku mengganjalnya dengan menggunakan obeng, lalu uang tersebut keluar secara terus menerus. Sehingga, kawanan pelaku berhasil menggasak uang sebesar Rp 4 juta.

Lalu, Fernando memberikan uang tersebut ke Hengki yang kemudian ditransfernya ke rekening atas nama Yogi Pratama. Kemudian, kawanan pelaku kabur dengan menggunakan mobil yang sama nopol B 1252 NKO.

Kapolsek Mariana AKP Naziruddin melalui Kanit Reskrim Iptu Apriyadi mengatakan, tertangkapnya pelaku berawal dari laporan petugas keamanan BRI yang mengatakan adanya pembobolan mesin ATM di lokasi kejadian.

“Dia melihat kalau tempat keluarnya uang ada begas goresan benda. Ketika dilihat rekaman CCTV, kawanan pelaku ini yang mengambilnya. Kita langsung melakukan pencegahan dan berhasil mengamankan pelaku,” jelasnya saat gelar perkara di Polsek Mariana, Jum’at (3/3) siang.

Berdasarkan keterangan tersangka, pelaku sempat terlebih dahulu menggasak ATM di pusat perbelanjaan Giant Plaju, Jalan DI Panjaitan, Kecamatan Plaju Palembang dan berhasil menggasak uang tunai sebesar Rp 2,5 juta.

“Pelaku mendapatkan ilmu dari YouTube, dan akan dibagikan ke ketiga temannya itu. Barang bukti kita amankan, satu unit mobil Honda Jazz, satu buah obeng kecil, satu buah kartu ATM, dan uang tunai sebesar Rp 570 ribu. Kawanan pelaku akan dikenakan dengan pasal 363 KUHP,” katanya.

Sementara itu, Fernando mengakui perbuatannya. “Sudah tujuh ATM kami coba, namun yang berhasil hanya di ATM Giant Plaju. Dapat, uang sebesar Rp 2,5 juta. Sudah habis, untuk makan-makan dan beli bensin kendaraan selama kami di Palembang,” tuturnya.

Pemuda yang bekerja sebagai sopir di salah satu stasiun televisi swasta ini menambahkan, ia mendapatkan ilmu membobol mesin ATM dari menonton video di YouTube. “Saya ke Palembang memang cuti kerja, sekalian mengajari teman-teman cara bobol ATM,” tutup Fernando.(korankito.com/denny)