Curi Ponsel, Pelajar SMA Babak Belur Diamuk Massa 

JP (16), pelajar SMA di Pedamaran, Kabupaten OKI yang babak belur diamuk massa, di Jalan Panca Usaha, Kecamatan SU I Palembang.

Palembang – Sebab, ia ketahuan mencuri ponsel milik anggota Tentara Nasional Indonesia (TNI) di area parkir Pasar KM 5, Kecamatan Kemuning Palembang, Kamis (2/3) sekitar pukul 10.00.

Berdasarkan data dihimpun, ulah pelaku berawal saat korban hendak membeli sayuran di pasar KM 5 Palembang. Dikarenakan dekat, korban pun meletakan ponselnya didalam bok sepeda motornya.

Melihat ponselnya hilang, lantas korban melacak ponsel dan mencari keberadaan pelaku. Akhirnya JP dapat ditemukan saat berada di rumah kontrakannya di Jalan Panca Usaha, Kecamatan SU I Palembang.

Dikarenakan hendak kabur, melihat adanya anggota TNI yang datang pelaku harus menjadi bulan-bulanan warga yang kesal dengan perbuatannya.

“Saya hanya mau berjualan kerupuk di pasar Km 5, tetapi melihat ada ponsel saya ambil. Saya tidak tahu kalau itu ponsel punya bapak TNI. Saya khilaf pak dan menyesal,” kata remaja yang tinggal di Pedamaran, OKI ini.

Sementara, teman korban Muhammad Ulul Albab (22) mengatakan ia curiga dengan pelaku, lantaran pelaku berada di dekat motor korban saat di area parkir pasar Km 5 Palembang.

“Saya sengaja pakai baju biasa, terus saya ajak dia mengobrol dan akhirnya dia bercerita kalau sudah mengambil ponsel teman saya. Dan, dia langsung dibawa ke Polresta Palembang,” jelas Albab.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polresta Palembang Kompol Marully Pardede membenarkan pihaknya menerima penyerahan tersangka pencurian ponsel milik anggota TNI. “Sudah kita terima, dan akan diperiksa,” singkat Marully. (korankito.com/denny)